BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Tumpukan sampah di belakang Pasar Rancapanggung kian meresahkan warga. Kondisinya tak hanya menggunung, tapi juga mulai mencemari genangan air Waduk Saguling.
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat langsung angkat bicara. Kepala DLH KBB, Ibrahim Adji, memastikan pihaknya segera turun tangan melakukan pengecekan ke lokasi.
"Tim akan verifikasi ke lapangan. Kalau terbukti ada pelanggaran, kami tidak akan segan memberi sanksi, bahkan bisa sampai penutupan pasar," kata Ibrahim.
Menurut Ibrahim, sampah tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas pasar yang pengelolaannya dilakukan oleh pihak setempat. Ironisnya, sebagian sampah kini sudah mengapung di perairan umum waduk.
Baca Juga: Dugaan Daycare Little Aresha Milik Seorang Hakim Menguat, Bawas MA Ikut Turun Tangan
Tak hanya itu, DLH KBB juga bakal mengecek kualitas air waduk guna memastikan sejauh mana dampak pencemaran yang terjadi.
Sebelumnya, warga sudah lebih dulu mengeluhkan kondisi tersebut. Beragam jenis sampah terlihat menumpuk, mulai dari sisa organik, plastik, kertas hingga limbah rumah tangga.
"Jadi, campuran sampah ini mempercepat proses pembusukan sekaligus menimbulkan bau menyengat," tambahnya.
Selain mencemari air, lanjut dia, keberadaan sampah juga merusak pemandangan di sekitar waduk yang seharusnya menjadi kawasan bersih dan nyaman.
Baca Juga: BPBD Cimahi Siaga Kebakaran saat Kemarau, Wilayah Rawan Mulai Dipetakan
Kata dua, pihaknya sebenarnya pernah turun tangan pada 2025 lalu dengan mengangkut lebih dari 30 ritase sampah dari lokasi tersebut. Bahkan, DLH sempat menawarkan kerja sama pengelolaan sampah berkelanjutan.
