Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah unggahan dari akun Threads @veronicarosita_ menjadi viral. Unggahan tersebut mempertanyakan kondisi Daycare Little Aresha yang telah dipasangi garis polisi pada Jumat 24 April 2026.
Seiring viralnya informasi tersebut, warganet mulai membagikan lokasi daycare melalui Google Maps beserta berbagai ulasan dari orang tua yang pernah menggunakan jasa penitipan di tempat tersebut.
Salah satu pengakuan wali murid menyebutkan bahwa anaknya menunjukkan rasa takut saat akan kembali dititipkan, yang kemudian memicu kecurigaan lebih lanjut.
Dugaan Bentuk Kekerasan Masih Didalami
Aparat kepolisian mengungkap bahwa penggerebekan dilakukan karena adanya dugaan tindak pidana berupa diskriminasi, penelantaran, hingga kekerasan terhadap anak.
Sejumlah laporan yang beredar di media sosial bahkan menyebutkan adanya tindakan kekerasan fisik seperti anak diikat, diseret, hingga dipukul. Namun demikian, pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan tersebut dan belum memberikan kesimpulan akhir terkait detail kejadian.
Kasus ini menjadi sorotan luas masyarakat dan diharapkan dapat diusut secara tuntas demi memberikan keadilan bagi para korban serta mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
