CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID - Lurah Kapuk, Arief Budiman menyebut sosialisasi terkait pencegahan atau mitigasi kebakaran kepada warga intens dilakukan.
Hal ini dilakukan mengingat Kapuk menjadi salah satu Kelurahan di Jakarta yang paling sering terjadi kejadian kebakaran.
"Kami selalu mengimbau warga, langkah mitigasinya ya kami ada satgas-satgas di tingkat RT," kata Arief kepada Pos Kota melalui sambungan telepon, Sabtu, 25 April 2026.
Disampaikan Arief, sosisalisasi intens dilakukan kepada warga ketika misalnya sedang melakukan sosialiasi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan sejenisnya.
Baca Juga: Jadi Kawasan yang Sering Kebakaran, Warga Kapuk Minta Pemerintah Lakukan Ini
"Terus kami selalu mensosialisasikan, setiap PSN atau setiap acara-acara tentang bahaya kebakaran ini gitu. Ya kan, karena kalau sudah terjadi kan apa yang kita cari bertahun-tahun dalam sekejap bisa hilang semua, ya kan gitu," ungkapnya.
Disamping membuat langkah mitigasi, Arief menyampaikan, pihaknya juga meminta kepada warga untuk sama-sama menjaga lingkungan.
Dalam hal ini misalnya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah secara sembarangan.
"Kami selalu menekankan ke warganya untuk selalu waspada-waspada karena lingkungan kami ini padat," jelasnya.
Baca Juga: Polisi Telusuri Temuan Sepeda Listrik dalam Kebakaran Maut di Rumah Jakbar
Program Pemekaran Wilayah Diharapkan Bisa Atasi Masalah
Diketahui, Kelurahan Kapuk masuk dalam wilayah yang akan dimekarkan karena penduduknya yang sudah terlalu banyak. Berdasar catatan, jumlah penduduk di Kelurahan Kapuk tercayat mencapai 174 hingga 175 jiwa.
Jumlah ini terbilang sangat banyak dalam satu Kelurahan. Karena itu pemekaran wilayah menjadi bagian penting salah satunya juga untuk penataan terkait administrasi.
Arief berharap, pemekaran Kelurahan Kapuk nantinya bisa mengatasi masalah kebakaran yang kerap terjadi di wilayahnya itu.
"Ketika wilayahnya agak kecil dikit, kan wilayah kita sangat luas dan besar nih ya kan. Udah gitu jumlah penduduknya juga istilahnya melebihi kapasitas lah. Nah, ketika wilayahnya kecil bisa tertata, untuk menatanya nggak terlalu sulit kayak sekarang nih," ucapnya.
Baca Juga: Kebakaran Rumah Tinggal di Grogol Petamburan Jakbar, 5 Orang Dinyatakan Tewas
Menurut Arief, pemekaran wilayah Kapuk saat ini masih berproses. Ia menyampaikan, pada 2027 nanti, akan diresmikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Sudah ada SK Gubernurnya ya kan. Nanti menurut kemarin pada saat Zoom Meeting itu, di 2027 tanggal 22 Juni, ketika ulang tahun Jakarta itu sudah diresmikan, pas lima abad Jakarta," jelas Arief.