POSKOTA.CO.ID - Berkendara menggunakan sepeda motor di jalan raya memiliki risiko yang tidak bisa diabaikan, terutama di tengah kondisi lalu lintas yang padat dan karakter jalan yang beragam. Tanpa pemahaman keselamatan yang memadai, potensi kecelakaan bisa meningkat.
Kesadaran akan pentingnya safety riding kini menjadi kebutuhan utama, bukan sekadar pelengkap. Hal ini juga semakin relevan seiring meningkatnya jumlah pengendara perempuan di jalan.
PT Wahana Makmur Sejati melalui program Safety Riding Promotion terus mendorong edukasi keselamatan berkendara, khususnya bagi perempuan.
Pendekatan yang dilakukan bersifat praktis dan mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari, dengan tujuan membangun budaya berkendara yang lebih aman dan bertanggung jawab melalui kampanye cari aman.
“Perempuan dikenal memiliki kehati-hatian yang tinggi saat berkendara, sehingga berpotensi besar menjadi pelopor keselamatan di jalan. Namun, hal tersebut tetap perlu didukung dengan pemahaman yang benar agar setiap keputusan di jalan selalu mengedepankan prinsip cari aman,” ujar Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati.
Baca Juga: 60 Komunitas Honda Ikut Honda Community Visit, Fokus Riding Experience dan Safety
4 Tips Safety Riding untuk Pengendara Perempuan

Untuk meningkatkan keselamatan saat berkendara, terdapat beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan oleh pengendara perempuan:
1. Gunakan Perlengkapan Berkendara Lengkap
Perlengkapan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, dan sepatu tertutup berfungsi melindungi tubuh dari risiko cedera. Selain itu, penggunaan safety gear juga membantu meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara.
2. Hindari Penggunaan Rok
Pemilihan pakaian sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keselamatan. Rok yang terlalu pendek atau ketat dapat menghambat pergerakan dan berisiko saat berkendara. Celana yang nyaman menjadi pilihan yang lebih aman.
3. Gunakan Lampu Sein dengan Benar
Lampu sein menjadi alat komunikasi penting antar pengguna jalan. Memberikan tanda sebelum berbelok atau berpindah jalur dapat mengurangi potensi kecelakaan dan membantu pengendara lain mengantisipasi pergerakan.
4. Patuhi Rambu Lalu Lintas
Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan bersama. Disiplin di jalan tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Kesadaran dan Disiplin Jadi Kunci
Selain memahami teknik berkendara, faktor kesadaran dan kepedulian terhadap kondisi sekitar juga menjadi aspek penting dalam safety riding.
“Selain memahami aspek teknis, pengendara juga perlu memiliki kesadaran, disiplin, dan kepedulian terhadap kondisi sekitar. Ketika hal ini diterapkan secara konsisten, maka potensi risiko dapat ditekan secara signifikan dan semangat cari aman dapat benar-benar menjadi bagian dari kebiasaan berkendara sehari-hari,” lanjut Agus.
Baca Juga: Jakarta Fire Safety Challenge 2025 Dimulai, Asah Kesiapan Tanggan Darurat
Perawatan Kendaraan Tak Boleh Diabaikan
Selain perilaku berkendara, kondisi kendaraan juga harus selalu dijaga. Pemeriksaan rutin diperlukan agar performa kendaraan tetap optimal dan aman digunakan.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, termasuk pelatihan dan kampanye digital, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dengan demikian, pengendara perempuan diharapkan dapat menjadikan prinsip cari aman sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
