JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Tim Patroli Perintis Presisi Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan dugaan kasus human trafficking serta mengamankan belasan pelaku tawuran dalam operasi patroli di sejumlah wilayah Jakarta, Rabu, 22 April 2026 dini hari.
Kasubdit Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Gasum) Dit Samapta Polda Metro Jaya, Kompol Daru W. Saputro, mengatakan tim yang dipimpin Ipda Monang Parlindungan Ambarita dan Ipda Dedy Suhendro tersebut mengamankan 11 orang terduga pelaku tawuran serta menyelamatkan empat remaja perempuan yang diduga menjadi korban perdagangan manusia.
“Sebanyak 11 pelaku tawuran diamankan saat patroli di Jalan H. Sakim 2, Jakarta Selatan, sekitar pukul 01.35 WIB. Petugas menemukan sekelompok pemuda yang sedang terlibat aksi tawuran,” ujar Daru dalam keterangannya.
Selain itu, tim juga menyelamatkan empat remaja perempuan di kawasan Jalan Pelajar, Cakung Barat, Jakarta Timur, sekitar pukul 04.00 WIB. Para korban diduga hendak dijual oleh pelaku.
Baca Juga: Tawuran Remaja di Purwakarta Berawal dari Medsos, 1 Korban Terluka, 2 Pelaku Ditangkap
Menurut Daru, seluruh pelaku tawuran beserta barang bukti berupa senjata tajam telah diserahkan ke Polsek Pesanggrahan untuk proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, penanganan kasus dugaan human trafficking diserahkan ke Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya guna pengembangan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para korban berusia antara 14 hingga 16 tahun. Mereka diduga direkrut dari wilayah Jakarta Barat oleh pelaku berinisial MB atas perintah seseorang berinisial A yang kini masih dalam pengejaran.
“Korban rencananya akan dijual melalui aplikasi MiChat dengan imbalan tertentu. Salah satu pelaku dijanjikan upah sebesar Rp50 ribu,” jelas Daru.
Baca Juga: Gagalkan Rencana Tawuran Warga di Jakarta Timur, Polisi Sita Tombak dan Tongkat Golf Disita
Polda Metro Jaya menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan masyarakat, khususnya pada malam hari. Patroli rutin akan terus ditingkatkan untuk menekan angka kejahatan jalanan.
“Setiap malam, Tim Presisi melakukan show of force di titik-titik rawan tawuran dan kejahatan jalanan guna memastikan masyarakat merasa aman,” tutup Daru.