PURWAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Aksi tawuran remaja yang diduga direncanakan melalui media sosial terjadi di kawasan Situ Cigangsa, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Insiden ini mengakibatkan satu orang terluka parah, sementara dua pelaku berhasil diamankan pihak kepolisian.
Dua pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial NF, 15 tahun dan ANS, 18 tahun, keduanya merupakan warga Purwakarta.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, yakni satu clurit bergagang ungu sepanjang 80 cm, satu samurai bergagang cokelat sepanjang 80 cm, serta satu gobang berwarna silver dengan panjang sekitar 1 meter, turut diamankan dua unit sepeda motor jenis Honda Beat dan Honda Genio.
Wakapolres Purwakarta, Kompol Sosialisman M. Natsir, menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil respons cepat jajaran Satreskrim Polres Purwakarta setelah menerima laporan adanya tawuran pelajar di sekitar Situ Cigangsa.
Baca Juga: Polisi Berhasil Meringkus Pelaku Tawuran Antarkelompok yang Menewaskan Satu Korban di Depok
“Tim Satreskrim langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan pelacakan jejak digital para pelaku,” ujar Sosialisman dalam konferensi pers di Mapolres Purwakarta, Senin, 20 April 2026.
Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi kedua pelaku sebagai pihak yang terlibat langsung dalam aksi kekerasan tersebut.
Peristiwa tawuran diketahui terjadi di kawasan Perhutani Situ Cigangsa, Kampung Sukamaju RT 027/005, Desa Campakasari, Kecamatan Campaka. Aksi tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya oleh dua kelompok remaja melalui komunikasi di media sosial.
Polisi mengungkapkan bahwa kedua kelompok saling menantang melalui platform Instagram hingga akhirnya menyepakati waktu dan lokasi untuk melakukan tawuran.
Baca Juga: Tawuran Gunakan Sajam dan Bom Molotov di Krukut Depok, Polisi Amankan 4 Orang
Akibat kejadian tersebut, seorang remaja berinisial RL mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam dan sempat mendapatkan perawatan di RS Rama Hadi Purwakarta.
