Upaya mediasi bahkan dilakukan oleh ibunda Fay yang mencoba memberi ruang agar hubungan tersebut bisa kembali harmonis.
Namun, setelah melihat kondisi yang terjadi dan memahami akar persoalan, keluarga akhirnya memilih menghormati keputusan Fay.
“Awalnya orang tua mencoba untuk merujukkan kembali, tapi pada akhirnya semua kembali kepada anak yang menjalani. Setelah melihat aku merasa cukup sampai di sini, akhirnya Bunda mendukung,” jelasnya.
Baca Juga: Dugaan Pelecehan Syekh Ahmad Misry, Modus Beasiswa dan Dana Umat Disorot
Fay Pilih Urus Gugatan Cerai Sendiri
Hal yang cukup menyita perhatian adalah keputusan Fay yang akhirnya memilih mengurus langsung gugatan cerainya ke pengadilan, meski awalnya proses tersebut sempat diurus oleh sang suami.
Ia menjelaskan bahwa kendala domisili menjadi salah satu faktor utama yang membuat proses administrasi berjalan cukup lambat.
Pernikahan mereka diketahui tercatat di Surabaya, sementara identitas suami berdomisili di Salatiga dan Fay kini lebih banyak menetap di Jakarta.
“Awalnya dia yang mengajukan dan mengurus semuanya karena memang lebih mudah dari domisilinya di Salatiga. Tapi mungkin karena kesibukan pekerjaan di luar kota, prosesnya jadi cukup lama,” tutur Fay.
Karena ingin persoalan tersebut segera selesai, Fay akhirnya memutuskan turun tangan langsung untuk mempercepat proses hukum yang sedang berjalan.
Kini Merasa Lebih Lega
Setelah resmi mengambil keputusan untuk berpisah, Fay Nabila mengaku kini merasa jauh lebih lega.
Keputusan tersebut disebut menjadi jalan terbaik setelah melalui berbagai upaya untuk mempertahankan rumah tangga.
Langkah Fay ini pun menuai perhatian publik, terutama karena prosesnya yang dilakukan dengan penuh pertimbangan dan dukungan keluarga.
