Ilustrasi. Pemerintah memastikan penyelenggaraan haji 2026 berjalan lancar. Tambahan biaya akibat kenaikan avtur tidak dibebankan kepada jemaah demi menjaga layanan tetap optimal. (Sumber: Pexels/Ahmar Graphy)

Nasional

Jemaah Haji 2026 Berangkat Tepat Waktu, Jemaah Masuk Asrama 21 April hingga Puncak Arafah Mei

Selasa 21 Apr 2026, 15:10 WIB

POSKOTA.CO.ID - Pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026/1447 Hijriah akan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Kesiapan layanan bagi jemaah disebut telah mencapai tahap akhir, dengan berbagai aspek operasional yang telah dipersiapkan secara menyeluruh.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, dalam sosialisasi progres penyelenggaraan haji bersama media di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta, Kamis 16 April. Pemerintah menegaskan bahwa seluruh tahapan telah berjalan sesuai rencana.

“Seluruh tahapan operasional haji berjalan sesuai rencana. InsyaAllah, keberangkatan jemaah dimulai tepat waktu, dan seluruh layanan telah kami siapkan dengan optimal,” ujar Menhaj.

Baca Juga: Satgas Gagalkan 8 WNI Berangkat dengan Visa Non-Haji, Jaringan Travel Diburu

Jadwal Keberangkatan dan Puncak Ibadah Haji 2026

Berdasarkan jadwal operasional yang telah disusun, jemaah haji akan mulai masuk ke asrama haji pada 21 April 2026. Selanjutnya, proses keberangkatan dilakukan secara bertahap mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Adapun puncak pelaksanaan ibadah haji diperkirakan berlangsung pada 25-26 Mei 2026, bertepatan dengan wukuf di Arafah. Sementara itu, proses pemulangan jemaah dijadwalkan berlangsung mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.

Di sisi lain, pemerintah juga telah memberangkatkan petugas haji secara bertahap untuk memastikan kesiapan layanan di Arab Saudi. Tim pendahulu sudah diberangkatkan sejak 13 April 2026, kemudian disusul Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Bandara dan Madinah pada 17 April 2026, serta PPIH Daerah Kerja Makkah pada 24 April 2026.

Baca Juga: Kemenhaj Pastikan Haji 2026 Siap Berangkat Tepat Waktu, Ini Rincian Jadwal Keberangkatan dan Kepulangan

Dukungan Infrastruktur dan Layanan Jemaah

Untuk mendukung kelancaran operasional, pemerintah menyiapkan 16 embarkasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dua embarkasi tambahan juga disiapkan, yakni di Cipondoh dan Yogyakarta, guna memperkuat layanan keberangkatan jemaah.

Selain itu, fasilitas fast track juga tersedia di empat bandara utama, yaitu Soekarno-Hatta, Solo, Juanda, dan Makassar. Layanan ini bertujuan untuk mempercepat proses keimigrasian sehingga jemaah dapat berangkat dengan lebih efisien.

Menhaj menegaskan bahwa seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga layanan kesehatan, telah dipersiapkan secara maksimal baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi.

“Persiapan layanan haji tahun ini hampir mencapai 100 persen. Kami memastikan jemaah mendapatkan layanan yang aman, nyaman, dan terstandar sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air,” tegasnya.

Mitigasi Risiko dan Jaminan Biaya Haji

Di tengah dinamika global, termasuk kondisi di kawasan Timur Tengah, pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas kementerian, maskapai penerbangan, serta otoritas Arab Saudi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penyelenggaraan haji berjalan lancar dan aman.

“Kami terus melakukan mitigasi risiko. Keselamatan jemaah adalah prioritas utama, dan penyelenggaraan haji tetap berjalan sesuai jadwal,” ujar Menhaj.

Terkait isu kenaikan biaya penerbangan akibat meningkatnya harga avtur, pemerintah memastikan bahwa tambahan biaya tidak akan dibebankan kepada jemaah. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjaga keberlanjutan layanan haji.

“Terdapat tambahan biaya sekitar Rp1,77 triliun. Namun sesuai arahan Presiden, tambahan ini tidak dibebankan kepada jemaah. Negara hadir untuk menjaga keberlanjutan layanan tanpa memberatkan jemaah,” jelasnya.

Baca Juga: Rincian Tanggal Keberangkatan Jemaah Haji 2026, Cek Jadwal Lengkapnya

Harapan Pemerintah untuk Kelancaran Haji 2026

Menutup keterangannya, Menteri Haji dan Umrah RI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

“Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar seluruh tahapan berjalan lancar, jemaah sehat dan aman, serta meraih haji yang mabrur,” tutupnya.

Tags:
Menteri Haji dan Umrah RIKementerian Haji dan Umrahhaji 2026ibadah haji 2026Jadwal Keberangkatan dan Puncak Ibadah Haji 2026

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor