"Misal, Bahan Baku Pakan Ternak, Mengolahnya menjadi tepung ikan tinggi protein, atau Pupuk Organik, memproses bangkai ikan menjadi pupuk cair atau kompos yang bisa digunakan untuk taman-taman kota di Jakarta," ucapnya.
Di sisi lain, Ghozi menyebut, edukasi kepada masyarakat juga dinilai menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Warga perlu diberikan pemahaman bahwa melepasliarkan ikan sapu-sapu ke sungai justru memperparah kerusakan ekosistem.
"Langkah ini penting agar warga tidak lagi melepasliarkan ikan sapu-sapu ke sungai dengan dalih "melepas makhluk hidup". Pemda harus menjelaskan bahwa melepas spesiesinvasif justru merusak ekosistem asli Jakarta," katanya.
Selain itu, Ghozi menyampaikan, koordinasi lintas sektoral seperti dewan dan dinas terkait maupaun tokoh agama serta MUI harus duduk bersama.
"Untuk menyepakati metode yang paling efisien namun tetap sesuai dengan nilai-nilai etika yang berlaku di masyarakat," kata dia. (cr-4).
