JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus memperkuat upaya penanganan kesehatan mental masyarakat di tengah meningkatnya tekanan hidup perkotaan.
Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, menyampaikan pemerintah tidak hanya mencermati data peningkatan gangguan kesehatan mental, tetapi juga langsung menghadirkan solusi nyata di lapangan.
"Program yang sudah dilakukan Pemprov DKI untuk menangani kesehatan mental Pemprov DKI tidak hanya mengakui data ini, tetapi langsung bertindak dengan program-program konkret," kata Chico kepada Poskota, Sabtu, 18 April 2026.
Chico mengatakan, JakCare digagas sebagai program unggulan untuk memberikan layanan konsultasi psikologis gratis 24 jam melalui telepon atau aplikasi JAKI.
"Ini adalah pertolongan pertama psikologis yang mudah diakses oleh semua warga," ujarnya.
Selain itu, Pemprov Jakarta juga menjalankan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup skrining kesehatan jiwa secara massal di puskesmas dan posyandu.
"Program ini telah menjangkau jutaan warga dewasa dan lansia," ucapnya.
Tak hanya itu, penguatan layanan psikolog klinis di puskesmas serta edukasi dan workshop kesehatan mental turut digencarkan di sekolah, perkantoran, hingga komunitas untuk mengurangi stigma terhadap isu kesehatan mental.
Baca Juga: Viral! Lapor Parkir Liar Lewat JAKI, Warga Malah Terima Bukti Editan AI
"Penguatan layanan psikolog klinis di puskesmas. Edukasi dan workshop kesehatan mental di sekolah, kantor, dan komunitas untuk mengurangi stigma," katanya.
Chico mengatakan, pihaknya juga melakukan skrining kesehatan mental khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna menjaga kualitas pelayanan publik tetap optimal.
"Skrining kesehatan mental khusus bagi ASN Pemprov agar pelayanan publik tetap optimal," tuturnya.
Menurutnya, seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari prioritas kepemimpinan Gubernur Jakarta Pramono Anung.
"Semua program ini merupakan prioritas Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno," ucap dia.
Kendati begitu, masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental masing-masing.
Baca Juga: Kelurahan Kalisari Angkat Bicara Usai Tindak Lanjut Jaki Menggunakan AI
"Jika merasa cemas, sedih berkepanjangan, sulit tidur, atau kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari, segera hubungi JakCare di 0800-1500-119 atau buka aplikasi JAKI," ujar dia.
Ia berharap, agar warga tidak memendam masalah sendirian dan segera mencari bantuan apabila mengalami gejala seperti kecemasan, kesedihan berkepanjangan, gangguan tidur, atau kehilangan minat terhadap aktivitas sehari-hari.
"Kurangi stigma mencari bantuan psikolog sama pentingnya dengan memeriksakan kesehatan fisik," pungkasnya. (cr-4)