JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Pontjo Sutowo menyampaikan pentingnya mempererat silaturahmi sebagai langkah awal dalam membangun kesamaan pandangan untuk menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.
Hal itu dikatakannya, saat acara Halal Bi Halal 1447 Hijriyah FKPPI di Gedung Griya Ardhya Garini Halim, di Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, silaturahmi bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang strategis untuk membahas persoalan Indonesia serta merumuskan arah perjuangan di masa mendatang.
“Intinya adalah mempererat silaturahmi. Tapi silaturahmi juga kita gunakan untuk membangun kesamaan pandangan. Apa masalah kita, bagaimana kita ke depan,” ujar Pontjo.
Baca Juga: Wacana Penundaan Pemilu Terus jadi Polemik, Ormas FKPPI: Sebaiknya Hidupkan Kembali Referendum
Dalam kesempatan itu, Pontjo mengangkat persoalan mendasar tentang makna Indonesia yang menurutnya tidak hanya dipahami sebagai entitas negara dalam konteks wilayah, rakyat, dan pemerintahan, melainkan sebuah semangat perjuangan untuk memerdekakan seluruh masyarakat di Nusantara.
Ia menilai, inti dari Indonesia adalah kemerdekaan yang harus dirasakan oleh seluruh rakyat.
“Kalau Indonesia, ontologi dari Indonesia, inti pokok dari Indonesia itu adalah kemerdekaan. Kemerdekaan bagi seluruh masyarakat di wilayah Nusantara, itulah Indonesia,” katanya.
Meski Indonesia telah memasuki 80 tahun sejak proklamasi kemerdekaan, Pontjo mengingatkan bahwa perjuangan belum sepenuhnya selesai.
Pontjo menyebut, kemerdekaan yang diraih pada 1945 baru sebatas memutus penjajahan kekuasaan, sementara penjajahan mental justru masih berlangsung hingga saat ini.
