Angka tersebut bahkan lebih tipis dibandingkan iPhone Air dan mendekati ketipisan Samsung Galaxy Z Fold 7 dalam kondisi terbuka.
Jika terealisasi, ini akan menjadikannya sebagai iPhone paling tipis yang pernah dibuat.
2. Teknologi Engsel dan Layar Minim Lipatan
Apple disebut mengembangkan teknologi engsel baru berbahan liquid metal yang dipadukan dengan komponen hasil cetak 3D.
Teknologi ini diyakini mampu mengurangi lipatan layar hingga hanya sekitar 0,15 mm, jauh lebih tipis dibandingkan kebanyakan perangkat lipat saat ini.
Untuk panel layar, Apple dikabarkan bekerja sama dengan Samsung Display, yang dikenal sebagai pemimpin dalam teknologi layar fleksibel.
Ukuran layar utama diperkirakan mencapai 7,8 inci, sementara layar luar berada di kisaran 5,3 hingga 5,5 inci.
Meski layar depan dinilai relatif kecil, layar utama diharapkan memberikan pengalaman visual yang maksimal.
3. Material Premium dan Inovasi Konstruksi
Dalam hal konstruksi, Apple disebut akan menggabungkan material titanium dan aluminium, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya pada lini iPhone.
Perangkat ini juga dilapisi kaca yang diperkuat, bahkan beberapa laporan menyebut adanya teknologi self-healing glassuntuk meningkatkan daya tahan terhadap goresan.
Desain modul kamera belakang disebut memiliki kemiripan dengan perangkat Pixel, menghadirkan tampilan baru yang berbeda dari iPhone generasi sebelumnya.
4. Kamera dan Fitur Baru
Untuk sektor fotografi, Apple tampaknya memilih pendekatan minimalis.
Perangkat ini dirumorkan membawa dua kamera belakang 48 MP, terdiri dari kamera utama dan ultra-wide, tanpa kehadiran lensa telephoto.
