"Jakarta sebagai ibu kota yang hari ini masih jadi ibu kota tentunya harus bisa menampilkan budaya khas masyarakatnya,” sambungnya.
Ia pun mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif, tidak hanya dalam melestarikan, tetapi juga mengembangkan budaya Betawi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Dalam hal ini saya mendorong kepada seluruh stakeholder yang ada dapat berpartisipasi aktif, dapat juga bukan hanya melestarikan tapi mengembangkan budaya Betawi yang ada. Tentunya bisa dikurasi dengan keadaan situasi saat ini,” katanya.
Baca Juga: Foke Soroti Lebaran Betawi 2026: Momentum Perkuat Identitas dan Persatuan Warga Jakarta
Sebagai anggota DPRD, Riano menilai bahwa perhatian terhadap budaya Betawi perlu ditingkatkan agar tetap menjadi identitas utama Jakarta dan mampu bersaing dengan budaya lain di tengah arus globalisasi.
“Jadi saya sebagai anggota DPRD melihat perlu perhatian yang sangat khusus agar budaya Betawi di Jakarta bisa menjadi budaya utama dan juga tidak kalah saing dengan budaya-budaya lain. Makanya saya menyambut baik Pak Gubernur ini begitu peduli dan perhatian terhadap kebudayaan Betawi yang ada,” ungkapnya. (cr-4).
