Jakbar Targetkan 70 Persen Sampah Dipilah dan Dikelola, Wali Kota: 30 Persen yang Diangkut

Rabu 08 Apr 2026, 18:25 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat menghadiri workshop pilah sampah di Rusun Tambora, Jakarta Barat, Rabu, 8 April 2026. (Sumber: Istimewa)

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat menghadiri workshop pilah sampah di Rusun Tambora, Jakarta Barat, Rabu, 8 April 2026. (Sumber: Istimewa)

TAMBORA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat mengajak masyarakat untuk sama-sama sadar akan sampah yang dibuang salah satunya melalui pemilahan.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan pemilahan sampah khususnya rumah tangga dinilai penting untuk mengurangi volume sampah residu yang dibuang.

"Jadi kalau kita sudah lakukan pengurangan sampah dari sumber, otomatis tadi yang saya sampaikan, kalau kita berhasil 70 persen dipilah dan dikelola, berarti hanya 30 persen yang diangkut," kata Iin kepada wartawan saat kegiatan workshop gerebek pilah sampah di Rusun Tambora, Rabu, 8 April 2026.

"Volume ini sangat jauh dibanding sebelumnya. Sebelum itu dibalik, 70 persen yang diangkut. Nah ini tentu menjadikan sebuah pengurangan sampah yang signifikan," sambungnya.

Baca Juga: Pemkot Depok Segera Bentuk Program Ruang Bersama Indonesia di 63 Kelurahan

Karenanya, Pemkot Jakarta Barat menggencarkan program pilah sampah. Iin menyadari bahwa program ini membutuhkan kesadaran langsung dari masyarakat.

Pihaknya terus menggecarkan sosialiasi di setiap wilayah terkait pilah sampah khususnya di lingkungan paling kecil yakni rumah tangga.

Bentuk sosialisasi dan edukasi yang dilakukan pemerintah misalnya seperti kegiatan pilah sampah yang dilaksanakan di Rusun Tambora bersama masyarakat sekitar.

Iin menyampaikan, pihaknya menerima laporan bahwa kawasan Rusun Tambora menjadi salah satu titik atau lokasi penumpukan sampah yang dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga: WFH ASN DKI Jakarta Dibatasi, Hanya 25-50 Persen Pegawai, Ini Syaratnya dan Sektor yang Wajib Masuk

"Memang kemarin juga ada beberapa persoalan di mana sampah yang dibuang masyarakat di sini menjadi perhatian kita. Ini menjadi tumpukan sampah timbulan yang menjadi persoalan," ungkap dia.

Namun demikian, Iin memastikan sekarang ini volume sampah di kawasan tersebut telah berkurang setelah pihaknya membentuk tim untuk membuang sampah yang menumpuk.

"Tinggal kami fokus dengan membentuk tim bersama masyarakat untuk kerja sama secara sinergi, dari mulai pengurangan sampah, pemilahan sampah, dan pengelolaan sampah," ucap dia.

Iin menambahkan, kegiatan workshop pemilihan sampah di Rusun Tambora merupakan salah satu bentuk mitigasi terkait permasalahan penumpukan sampah di sejumlah titik.

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Mewah di Palmerah Jakbar Terbakar

"Jadi apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk upaya kami untuk memitigasi penumpukan sampah dan pengangkutan sampah atau volume sampah yang diangkut ke Bantar Gebang," tutur dia. (pan)


Berita Terkait


News Update