POSKOTA.CO.ID - Penyanyi dangdut Anisa Bahar dan Ratu Meta diduga menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh travel umroh Cahaya Berkah Bersama.
Laporan tersebut telah terdaftar secara resmi di Polres Tangerang Selatan guna mengusut tuntas perkara yang menjerat mereka.
Kuasa hukum mereka, Ferry Aswan, bertindak sebagai pelapor untuk mengawal proses hukum bagi para korban.
Dugaan penipuan ini sendiri disinyalir bermula dari kesepakatan kerja sama bisnis antara pihak korban dan terlapor yang sebelumnya telah saling mengenal.
Hubungan yang telah terjalin tersebut diduga menjadi faktor yang membuat korban lebih mudah percaya terhadap tawaran yang diberikan.
Modus yang digunakan pelaku adalah iming-iming pembagian keuntungan melalui skema dana percepatan keberangkatan jemaah umrah.
Tergiur dengan janji tersebut, para korban akhirnya mentransfer sejumlah uang dalam jumlah besar sebagai bentuk investasi.
Dengan berkembangnya kasus ini, publik kini menaruh perhatian pada sosok pemilik travel umrah Cahaya Berkah Bersama yang diduga menjadi otak di balik praktik tersebut.
Lantas, siapa penilik travel umrah Cahaya Berkah Bersama yang diduga menipu Anisa Bahar dan Ratu Meta? Berikut fakta selengkapnya.
Baca Juga: Prewedding El Rumi dan Syifa Hadju Viral, Busana Adat Gorontalo Banjir Pujian
Pemilik Travel Umrah Cahaya Berkah Bersama Siapa?
Dalam perkembangan terbaru kasus dugaan penipuan berkedok perjalanan umrah, identitas terlapor akhirnya mulai terungkap ke publik.
Sosok yang disebut-sebut berada di balik biro perjalanan Cahaya Berkah Bersama (CBB Travel) diketahui bernama Noviyanti Malafitri.
Ia disebut sebagai pemilik sekaligus pihak yang bertanggung jawab atas operasional travel umrah tersebut.
"Terima kasih pak Fery Aswan selaku hukum dari kami saya ratu meta, anisa bahar dan beberapa lagi korban tindak pidana penipuan... yang di lakukan oleh sodari NOVIYANTI MALAFITRI selaku dari owner CBB travel," tulis Ratu Meta dalam keterangan unggahan Instagram, seperti dikutip pada Selasa, 7 April 2026.
Nama Noviyanti Malafitri kini menjadi sorotan luas, terutama setelah sejumlah korban
mulai angkat bicara dan melaporkan dugaan kerugian yang mereka alami.
Baca Juga: Viral Dugaan Buang Sampah ke Sungai, DLH DKI Tutup Permanen Emplasemen TPU Tanah Kusir
Seiring mencuatnya kasus ini, aparat juga kepolisian mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta yang terjadi.
Ratu Meta juga secara terbuka menyampaikan dugaan penipuan yang dialami bersama sejumlah korban lain, termasuk Anisa Bahar.
"Ada pun dugaan penipuan itu sudah banyak merugikan saya dan teman2 saya yg nilai nya ratusan juta rupiah," sambungnya.
Hingga saat ini, kasus dugaan penipuan travel umrah Cahaya Berkah Bersama masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.