Menurut penuturan yang disampaikan di video, turis tersebut juga disebut sempat mengganggu orang-orang di sekitar.
Di tengah ketegangan tersebut, Belda juga menyampaikan pesan tegas kepada turis asing agar menghormati masyarakat lokal selama berada di Bali.
"Jika kalian rekam (kejadian) ini, aku tidak berkelahi tanpa alasan, intinya hormati warga lokal," terang Belda.
Baca Juga: Doktor Kintoko Siapa dan Kerja di Mana? Ini Sosok Peneliti Herbal yang Viral gegara Bude Wellness
Setelah turis tersebut dibuat tidak berdaya, Belda terlihat menegur sekaligus mengingatkan agar sang turis menjaga sikap selama berada di Bali.
"Wilayah Bali aman, semua warganya baik. Kamu bisa melakukan semaunya di Bali, asalkan hormati warga lokal," jelasnya.
"Jika aku tinju kamu, aku bisa saja selesaikan kamu di sini. Aku di sini hanya mencekik kamu sampai kamu bisa paham," tegas Belda.
Dalam pernyataannya, Belda juga menyinggung perilaku sebagian turis asal Rusia yang dinilai kerap menimbulkan masalah di Bali. Hal ini menambah dimensi lain dalam perbincangan publik, yakni soal etika wisatawan di destinasi internasional.
"Dari mana asalmu? Rusia? Banyak orang Rusia melakukan sesuatu yang buruk di sini, jangan jadi 1 orang dari mereka," seru Belda.
"Respect (berperilaku hormat terhadap sesama), bisa paham kan sekarang?" ungkap dia.
Tidak lama setelah videonya viral, Belda mengunggah video lanjutan untuk memberi klarifikasi.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa dirinya hanyalah manusia biasa yang bisa terpancing emosi.
