PWI Jaya Matangkan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026, Soroti 500 Tahun Jakarta

Selasa 31 Mar 2026, 21:22 WIB
PWI Jaya matangkan persiapan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026. (Sumber: Istimewa)

PWI Jaya matangkan persiapan Anugerah Jurnalistik MH Thamrin 2026. (Sumber: Istimewa)

Pada penyelenggaraan tahun ini, PWI Jaya tetap mempertahankan tujuh kategori utama lomba. Yakni,  tajuk rencana, karya jurnalistik teks, foto, infografis, hingga produk audiovisual televisi dan radio.

Di luar itu, terdapat inovasi berupa penambahan kategori khusus bertajuk “Menyongsong 500 Tahun Jakarta” yang berfokus pada karya feature.

“Penambahan kategori khusus ini menjadi bentuk kontribusi nyata pers dalam menyongsong tonggak sejarah lima abad Jakarta,” ujar Arman Suparman, ketua panitia MHT Awards 2026.

Kategori ini mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mengangkat sejarah Jakarta, transformasi sosial dan budaya, tantangan perkotaan, isu lingkungan, hingga kehidupan warga.

Baca Juga: Listrik Final FIFA Series 2026 Indonesia vs Bulgaria Berlangsung Tanpa Kedip, PLN Pastikan Kelancaran Pertandingan

Lebih jauh, Arman menegaskan bahwa peran pers sangat krusial dalam demokrasi perkotaan. “Pers bukan hanya pengamat, tetapi bagian dari proses pembentukan demokrasi dan tata kelola kota,” tegasnya.

Kesit B Handoyo menegaskan bahwa hasil rapat hari ini menunjukkan komitmen kuat organisasi dalam menjaga kualitas ajang tersebut. “Rapat hari ini menegaskan kesiapan PWI Jaya untuk menghadirkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin yang semakin berkualitas, adaptif terhadap perkembangan media, dan tetap berpegang pada nilai-nilai profesionalisme pers,” tegasnya.

Kesit juga menekankan pentingnya momentum 500 tahun Jakarta sebagai pijakan jurnalisme yang lebih visioner. “Kita ingin jurnalisme tidak hanya berhenti pada dokumentasi, tetapi juga memberi arah, mengkritisi kebijakan, dan menjadi bagian dari solusi bagi masa depan Jakarta,” tambahnya.

PWI Jaya berharap ajang ini tetap menjadi barometer kualitas jurnalisme nasional.

“Anugerah ini diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran pers dalam merawat sejarah dan mengawal masa depan Jakarta,” pungkas Kesit.

Periode pengiriman karya untuk kategori utama dibuka sejak 1 Juni 2025 hingga 31 Mei 2026, sementara kategori khusus berlangsung pada 1 Maret hingga 30 Juni 2026.

Hingga Selasa, menurut keterangan Eka Ardimiyati dan Deddy Yusdiansyah dari tim prajuri, pada tujuh kategori utama lomba sudah terjaring lebih dari 300 materi perlombaan. Yakni, 201 untuk foto, 92 teks, 20 tajuk rencana, 33 Tv streaming, 10 Tv terestrial, 5 infografis, 6 radio.


Berita Terkait


News Update