Namun, dalam praktiknya, hasil foto menunjukkan peningkatan, terutama pada kondisi pencahayaan yang menantang. Detail terlihat lebih tajam dan pencahayaan lebih seimbang.
Untuk kebutuhan video, fitur yang tersedia semakin lengkap, menjadikan perangkat ini tetap relevan bagi kreator konten.
6. Fitur AI
Samsung terus mengembangkan fitur berbasis kecerdasan buatan. Dalam penggunaan nyata, fitur seperti call screening dan editing foto berbasis AI terasa cukup membantu.
Fitur-fitur ini tidak hanya menjadi gimmick, tetapi benar-benar memberikan nilai tambah dalam penggunaan sehari-hari, terutama untuk produktivitas dan keamanan.
Baca Juga: Apakah iPhone Fold Bisa Saingi HP Lipat Samsung? Ini Detail Bocoran Spesifikasi dan Harganya
Apakah Layak Dibeli?
Selama tiga minggu penggunaan, terdapat sejumlah kelebihan yang menonjol, seperti performa stabil, layar berkualitas tinggi, serta fitur AI yang semakin matang.
Kendati demikian, ada juga beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, seperti minimnya inovasi di sektor kamera dan tidak adanya peningkatan signifikan pada teknologi layar.
Secara keseluruhan, Samsung Galaxy S26 Ultra masih menjadi pilihan yang sangat solid di kelas flagship.
Perangkat ini cocok bagi pengguna yang menginginkan smartphone premium dengan performa stabil dan fitur lengkap.
Namun, bagi Anda yang mengharapkan inovasi besar dari generasi ke generasi, Samsung Galaxy S26 Ultra mungkin terasa kurang “wow”.
Pada akhirnya, keputusan untuk membeli kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna.
Jika menginginkan perangkat yang andal tanpa banyak kompromi, Samsung Galaxy S26 Ultra tetap layak dipertimbangkan.
