Polda Metro Jaya Siapkan Strategi Antisipasi Lonjakan Arus ke Tanjung Priok Usai Lebaran 2026

Jumat 27 Mar 2026, 19:10 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Kamis, 26 Maret 2026. (Sumber: Dok. Polda Metro Jaya)

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Kamis, 26 Maret 2026. (Sumber: Dok. Polda Metro Jaya)

TANJUNG PRIOK, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah strategi guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok setelah libur  Idulfitri 2026.

Langkah ini diambil menyusul potensi peningkatan volume kendaraan, terutama angkutan barang, setelah masa pembatasan operasional berakhir.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengungkapkan bahwa lonjakan arus kendaraan diperkirakan terjadi setelah 29 Maret 2026, saat operasional angkutan barang kembali berjalan normal.

Pihaknya juga telah menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Kamis, 26 Maret 2026.

Baca Juga: Jadwal Masuk Sekolah usai Libur Lebaran: Siswa SD-SMA Kembali Masuk Mulai 30 Maret 2026

“Setelah tanggal 29, mobilitas angkutan barang akan meningkat sangat signifikan. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” ujar Komarudin, saat dikonfirmasi, Jumat, 27 Maret 2026.

Komarudin menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas serta kebijakan diskresi yang akan diberlakukan secara fleksibel menyesuaikan kondisi di lapangan.

Pola yang digunakan mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya dengan sejumlah penyesuaian.

Baca Juga: Ancaman Selat Hormuz, Pemerintah Siapkan Sumber Minyak Alternatif demi Jaga Stabilitas Harga BBM Nasional

“Kami sudah siapkan pola rekayasa dan kebijakan diskresi. Nanti akan diterapkan sesuai dinamika di lapangan,” beber Komarudin.

Menurut Komarudin, langkah antisipatif ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar sekaligus menjaga distribusi logistik di kawasan pelabuhan tidak terganggu.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, menghindari jam-jam padat, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. 

Baca Juga: Polisi Tangkap Dua WNA Liberia Kasus Black Dollar, Orang Korsel Jadi Korban

“Kami harap masyarakat bisa menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” ucap Komarudin. (man)


Berita Terkait


News Update