KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau pemudik untuk menghindari penumpukan arus balik Lebaran pada 28-29 Maret 2026.
Data Kementerian Perhubungan mencatat, lonjakan volume kendaraan terjadi sejak H-8 hingga H-3 sebelum lebaran Idul Fitri yang jatuh pada 21 Maret 2026 lalu.
Arus keberangkatan penumpang juga masih bersifat dinamis hingga akhir masa pemantauan pada 29 Maret 2026 nanti.
Baca Juga: Pemerintah Terapkan WFH Demi Hemat BBM Usai Lebaran 2026, Ini Aturan dan Skemanya
“Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan WFA maupun diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26 dan 27 Maret, sehingga kepadatan yang diperkirakan terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret dapat dikurangi,” ujar Dudy, kepada awak media, Rabu, 25 Maret 2026.
Dudy menyampaikan, pemerintah terus berupaya mengantisipasi potensi kepadatan yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.
“Kami melihat pergerakan penumpang masih sangat dinamis hingga akhir periode pemantauan, sehingga diperlukan pengaturan waktu perjalanan yang lebih baik dari masyarakat,” kata Dudy.
Selain itu, Dudy juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang dinilai cukup disiplin dalam mengikuti arahan petugas di lapangan.
Ia menilai kepatuhan pengguna jalan turut berkontribusi terhadap menurunnya angka kecelakaan dan fatalitas selama masa angkutan Lebaran tahun ini.
Baca Juga: Pengamat Soroti Pemudik Masih Andalkan Kendaraan Pribadi
“Kami mengapresiasi kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti arahan petugas, sehingga turut membantu menekan angka kecelakaan dan fatalitas selama periode angkutan Lebaran,” tutur Dudy. (man)