Ia juga memastikan mengecek langsung kondisi kandang satwa. Memastikan kandang dalam kondisi aman bagi pengunjung.
“Aman (pula) buat binatangnya,” tutur Khoirudin.
Ia mengapresiasi Taman Margasatwa Ragunan yang terus berinovasi menarik minat masyarakat pengunjung. Termasuk menjaga kebersihan lokasi di tengah lonjakan pengunjung secara signifikan.
“Jam 11 sudah 24 ribu (pengunjung). Luar biasa. Kebersihannya luar biasa. Tempat sampah dimana-mana, petugas terus menyapu,” kata Khoirudin.
“Selamat berlibur buat seluruh warga Jakarta,” tambah dia.
Baca Juga: Waterboom Putri Duyung Depok Ramai Pengunjung Saat Libur Lebaran 2026
Tambah Fasilitas Penunjang
Selain itu, Khoirudin menekankan pentingnya fasilitas yang inklusif dan ramah bagi seluruh pengunjung Taman Margasatwa Ragunan. Ia memberikan masukan kepada pengelola terkait penambahan fasilitas penunjang. Khususnya mengantisipasi kondisi hujan.
"Jangan sampai masyarakat pulang dari sini kehujanan, pilek (flu). Pasang kanopi-kanopi untuk berteduh," kata Khoirudin.
Khoirudin juga mengapresiasi keberadaan ruang laktasi yang sudah layak dan nyaman bagi ibu menyusui. Namun, menurut dia, lokasi tersebut perlu penambahan area khusus merokok. Sehingga pengunjung nyaman, serta mendukung aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR).
"Kawasan tanpa rokok harus tetap dijaga. Tapi juga perlu disiapkan area khusus bagi perokok agar tidak mengganggu yang lain," tutur Khoirudin.
Pengelolaan ruang publik, tambah Khoirudin, harus memperhatikan semua kebutuhan pengunjung. Dengan demikian, semua kalangan merasa nyaman saat berkunjung ke Taman Margasatwa Ragunan.
