DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Hujan deras yang mengguyur kawasan Beji, Kota Depok pada Selasa, 24 Maret 2026 mengakibatkan longsor di Taman Pemakaman Umum (TPU) Muara Benda.
Diketahui, usai diguyur hujan deras, terjadi pergeseran tanah hingga menyebabkan amblas di area pemakaman.
Pengelola TPU Muara Benda, Muhayar mengatakan, sebanyak 16 makam terdampak akibat peristiwa longsor ini karena kondisi tanah labih dan tidak bisa menahan debit air.
Baca Juga: Sepeda Motor Bonceng Tiga Tabrak Truk Sampah di Plumpang, Satu Remaja Tewas
"Dari yang sudah dicek ada total 16 makan terdampak longsor. Dan sebagian sisa ya terjatuh ke area yang lebih rendah. Dari 13 jenazah yang berhasil ditemukan, sisanya 3 jenazah lainnya masih belum ketemu diduga tertimbun longsor," kata Muhayar.
Setelah kejadian ini, jenazah yang berhasil ditemukan telah dimakamkan kembali ke lokasi berbeda yang lebih aman. Sementara itu, pihaknya juga masih terus melakukan pencarian terhadap jenazah yang hilang.
"Jenazah yang hilang masih terus kami lakukan pencarian. Sedangkan jenazah yang ada langsung dimakamkan di tempat yang lebih baik lagi," ungkapnya.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Tol Desari Jakarta, Diduga Akibat Ugal-ugalan
Sementara itu, Muhayar menyebut pengelola juga berencana memindahkan seluruh makam terdampak ini ke area lebih tunggu untuk menghindari kejadian serupa kembali terjadi.
Lebih lanjut, Ketua RW 9, Kemirimuka, Beji, Kota Depok, Andri Yudisprana mengatakan, pihaknya sudah memberikan informasi kepada ahli waris makam untuk datang ke lokasi.
Hal tersebut dilakukan untuk pencarian dan pemidahan jenazah ke lokasi makam yang lebih aman.
Baca Juga: Diduga Kurang Hati-Hati, Mobil Listrik Nyemplung ke Kolam Bundaran HI
"Ada sekitar 16 makam yang alami longsor dan sudah dalam penanganan pihak pengurus TPU Muara Benda," ujarnya. (ang)
Penampakan makam yang alami longsor akibat hujan deras mengguyur. Istimewa
