Program KUR BRI dibagi menjadi beberapa kategori yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha nasabah. Setiap jenis memiliki plafon pinjaman serta suku bunga yang berbeda.
1. KUR Super Mikro
KUR Super Mikro merupakan jenis pinjaman dengan plafon maksimal hingga Rp10 juta. Program ini menawarkan bunga sekitar 3 persen per tahun sehingga menjadi pilihan yang cocok bagi pelaku usaha pemula atau usaha skala rumah tangga.
Skema ini sering dimanfaatkan oleh pedagang kecil, pengusaha kuliner rumahan, maupun pelaku usaha yang baru merintis bisnis.
2. KUR Mikro
Jenis pinjaman berikutnya adalah KUR Mikro dengan plafon mulai dari Rp10 juta hingga Rp50 juta. Bunga efektif yang dikenakan sekitar 6 persen per tahun.
KUR Mikro biasanya dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang sudah berjalan dan membutuhkan tambahan modal untuk memperbesar kapasitas produksi atau memperluas usaha.
3. KUR Kecil
Kategori terakhir adalah KUR Kecil dengan plafon pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta. Suku bunga yang diterapkan juga sekitar 6 persen per tahun.
Pinjaman ini diperuntukkan bagi pelaku usaha yang memiliki skala bisnis lebih besar dan membutuhkan pendanaan tambahan untuk ekspansi usaha.
Contoh Tabel Angsuran KUR BRI Super Mikro
Berikut gambaran angsuran pinjaman KUR BRI Super Mikro dengan bunga sekitar 3 persen per tahun.
Plafon Rp1 juta
- Tenor 12 bulan: Rp86.006
- Tenor 18 bulan: Rp58.232
- Tenor 24 bulan: Rp44.321
- Tenor 36 bulan: Rp30.422
- Tenor 48 bulan: Rp23.485
- Tenor 60 bulan: Rp19.333
Plafon Rp5 juta
- Tenor 12 bulan: Rp430.332
- Tenor 24 bulan: Rp221.603
- Tenor 36 bulan: Rp152.110
- Tenor 60 bulan: Rp96.664
Plafon Rp10 juta
- Tenor 12 bulan: Rp860.664
- Tenor 24 bulan: Rp443.206
- Tenor 36 bulan: Rp304.219
- Tenor 60 bulan: Rp193.328
Tabel tersebut memberikan gambaran simulasi cicilan bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan pembiayaan KUR Super Mikro.
