POSKOTA.CO.ID - Pemerintah telah menyiapkan lokasi pemantauan hilal Lebaran 2026 yang tersebar di 117 titik di seluruh Indonesia.
Penentuan awal Syawal 1447 H akan dilakukan melalui sidang isbat.
Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadhan 1447 H.
Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan pemantauan hilal dilakukan secara serentak di berbagai wilayah sebagai bagian dari proses penentuan awal bulan Hijriah.
Baca Juga: Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Penjelasan MUI soal Hilal
Pengamatan hilal dilakukan di Kantor Wilayah Kemenag, Pengadilan Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga instansi terkait di daerah.
Daftar Lokasi Pemantauan Hilal di Indonesia
Berikut adalah 117 titik lokasi pemantauan hilal yang tersebar di Indonesia:
1. Aceh (5 Lokasi)
- Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga
- Tugu 0 Km Sabang
- Bukit Blang Tiron, Lhokseumawe
- POB Suak Geudeubang, Aceh Barat
- Pantai Nancala, Simeulue
2. Sumatera Utara (2 Lokasi)
- Kantor Gubernur Sumut (Lantai IX), Medan
- Observatorium Ilmu Falak UMSU
3. Sumatera Barat (±15 Lokasi)
- Gedung Kebudayaan Sumbar
- Pantai Gondoriyah, Pariaman
- Puncak Langkisau, Painan
- Bukit Langkuik, Pasaman
- Panorama Ampangan, Payakumbuh
- Pantai Tiram Ulakan
(dan beberapa titik lainnya)
4. Riau & Kepulauan Riau
- Pantai Dumai
- Tanjungpinang
- Batam
5. Jambi, Sumsel, Bengkulu, Lampung
- Bukit dan pantai strategis di masing-masing provinsi
- Area kantor Kemenag setempat
6. DKI Jakarta (±4–5 Lokasi)
- Gedung Kemenag
- Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari
- Pulau Karya (Kepulauan Seribu)
- Monas (tambahan titik baru)
7. Jawa Barat (Banyak Titik)
- Pantai Pelabuhan Ratu
- Observatorium Bosscha, Lembang
- Puncak Gunung di wilayah selatan
8. Jawa Tengah & DIY
- Pantai Kartini Jepara
- Pantai Parangtritis
- Menara masjid dan bukit pengamatan
9. Jawa Timur (±10+ Lokasi)
- Bukit Condrodipo Gresik
- Pantai Kenjeran Surabaya
- Banyuwangi
10. Bali, NTB, NTT
- Pantai barat dan selatan pulau
- Area perbukitan terbuka
11. Kalimantan (Seluruh Provinsi)
- Pontianak
- Balikpapan
- Banjarmasin
- Palangka Raya
12. Sulawesi
- Makassar
- Manado
- Palu
- Kendari
13. Maluku & Papua
- Ambon
- Ternate
- Jayapura
- Sorong
Dengan tersebarnya sekitar 117 titik pemantauan hilal di Indonesia, pemerintah memastikan bahwa proses penentuan awal bulan Hijriah dilakukan secara akurat dan representatif dari seluruh wilayah Nusantara.
