POSKOTA.CO.ID - Memahami waktu yang tepat untuk mandi sunnah Idul Fitri, bacaan niat yang dianjurkan, serta tata cara pelaksanaannya menjadi hal penting bagi umat Muslim.
Mandi sunnah Idul Fitri ini memiliki makna penting sebagai simbol penyucian diri sebelum melaksanakan ibadah salat Id yang biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid maupun di lapangan terbuka.
Tradisi mandi sebelum salat Id telah dikenal sejak masa para ulama terdahulu dan menjadi bagian dari adab dalam menyambut hari raya.
Selain bertujuan membersihkan tubuh dari kotoran, mandi sunnah Idul Fitri juga dimaksudkan agar umat Muslim tampil dalam kondisi bersih, rapi, dan segar ketika berkumpul bersama masyarakat untuk melaksanakan salat Id.
Hal ini sejalan dengan semangat hari raya yang identik dengan kebersihan, kerapian, dan kegembiraan.
Meski demikian, tidak sedikit masyarakat yang masih mempertanyakan kapan sebenarnya waktu yang paling dianjurkan untuk melaksanakan mandi sunnah Idul Fitri.
Apakah mandi tersebut sebaiknya dilakukan pada malam hari setelah masuk tanggal 1 Syawal, atau justru pada pagi hari sebelum berangkat menuju lokasi salat Id?
Untuk menjawabnya, mari simak ulasan lebih lanjut mengenai waktu mandi Idul Fitri, bacaan niat, dan tata caranya.
Baca Juga: Tanggal Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda, Ini Perkiraan Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
Mandi Sunnah Idul Fitri Dilakukan Kapan?
Waktu yang paling utama untuk melaksanakan mandi sunnah Idul Fitri adalah pada pagi hari tanggal 1 Syawal, yakni setelah masuk waktu Subuh hingga sebelum berangkat menuju lokasi pelaksanaan salat Id.
Pelaksanaan mandi pada waktu tersebut bertujuan agar tubuh tetap bersih dan segar saat mengikuti rangkaian ibadah di hari raya, baik yang dilaksanakan di masjid maupun di lapangan terbuka.
Meski demikian, sebagian ulama juga berpendapat bahwa mandi sunnah Idul Fitri boleh dilakukan sejak malam hari setelah masuk tanggal 1 Syawal.
Namun, pelaksanaan setelah terbit fajar dinilai lebih utama, karena lebih dekat dengan waktu pelaksanaan salat Id.
Dengan demikian, mandi sunnah Idul Fitri sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum umat Muslim berangkat menuju tempat pelaksanaan salat Id agar kondisi tubuh tetap bersih dan segar selama menjalankan ibadah.
Bacaan Niat Mandi Idul Fitri
Dalam setiap ibadah, niat menjadi bagian penting yang menentukan keabsahan dan tujuan dari amalan tersebut.
Begitu pula dengan mandi sunnah Idul Fitri yang dianjurkan diawali dengan niat. Adapun bacaan niat mandi Idul Fitri.
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ اْلفِطْرِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla li 'îdil fithri sunnatan lillâhi ta'âlâ
Artinya: "Aku niat mandi untuk merayakan Idul Adha/Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah taála."
Doa Setelah Mandi Sunnah Idul Fitri
Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan setelah melaksanakan mandi sunnah Idul Fitri.
Namun, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa yang baik setelah selesai mandi.
Doa tersebut dapat berupa permohonan agar hati dibersihkan, amal ibadah diterima, serta memohon keberkahan di hari raya.
Salah satu doa yang dapat dibaca setelah mandi sunnah Idul Fitri adalah sebagai berikut.
اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ، وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ، وَلِسَانِي مِنَ الْكَذِبِ، وَعَيْنِي مِنَ الْخِيَانَةِ
Allahumma thahhir qalbii minan nifaaqi, wa ‘amalii minar riyaa’i, wa lisaanii minal kadzibi, wa ‘ainii minal khiyaanah.
Artinya: “Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari kemunafikan, amal perbuatanku dari riya, lisanku dari dusta, dan mataku dari pengkhianatan.”
Baca Juga: Lokasi ATM Pecahan Rp20.000 Bank Mandiri dan BNI di Jakarta Di Mana Saja? Catat Daftar Titiknya
Tata Cara Mandi Idul Fitri Laki-laki dan Perempuan
Mengutip laman resmi Institut Agama Islam Daruttaqwa Gresik, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melaksanakan mandi sunnah Idul Fitri sesuai dengan anjuran syariat.
1. Membaca Niat
Langkah pertama adalah membaca niat mandi sunnah Idul Fitri dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT.
Niat ini menjadi pembeda antara mandi biasa dengan mandi yang memiliki tujuan ibadah.
Melalui niat tersebut, seseorang berharap agar mandi yang dilakukan menjadi bagian dari persiapan menyambut hari raya serta memperoleh ridha Allah SWT.
2. Menggunakan Air yang Bersih dan Suci
Air yang digunakan untuk mandi harus merupakan air yang bersih dan suci. Air yang mengalir dianjurkan karena dapat membantu membersihkan tubuh dari kotoran maupun najis yang menempel.
Air yang suci juga menjadi syarat penting agar mandi yang dilakukan dapat dianggap sah secara syariat.
3. Mengguyur Air ke Seluruh Tubuh
Langkah utama dalam mandi sunnah Idul Fitri adalah memastikan air mengenai seluruh bagian tubuh, mulai dari kepala hingga ujung kaki.
Air biasanya diguyurkan sebanyak tiga kali untuk memastikan seluruh bagian tubuh telah terkena air dengan sempurna.
Proses ini melambangkan pembersihan diri secara menyeluruh sebelum menjalankan ibadah di hari raya.
4. Membasuh Anggota Tubuh Seperti Saat Berwudhu
Setelah mengguyur seluruh tubuh, langkah berikutnya adalah membasuh anggota tubuh sebagaimana ketika berwudhu. Bagian-bagian tersebut meliputi wajah, tangan, dan kaki.
Langkah ini membantu menyempurnakan proses pembersihan tubuh sebelum melaksanakan salat Id.
5. Mengeringkan Badan dan Bersiap Salat Id
Setelah selesai mandi, tubuh dapat dikeringkan menggunakan handuk atau kain bersih.
Selanjutnya, umat Muslim dianjurkan mengenakan pakaian terbaik serta bersiap menuju lokasi pelaksanaan salat Id.
Demikian informasi mengenai waktu yang tepat untuk mandi sunnah Idul Fitri, bacaan niat, serta tata cara pelaksanaannya.