Proporsi layar ini dinilai berbeda dibandingkan dengan seri Galaxy Z Fold yang cenderung lebih tinggi dan sempit.
Desain iPhone lipat disebut lebih mendekati rasio perangkat seperti Google Pixel Fold yang memiliki bentuk lebih lebar.
Dengan pendekatan tersebut, Apple diperkirakan ingin memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman untuk aktivitas multitasking maupun konsumsi konten.
2. Teknologi Layar Minim Lipatan Jadi Keunggulan
Salah satu aspek yang paling menjadi perhatian dalam pengembangan ponsel lipat adalah masalah lipatan pada layar.
Selama ini, hampir semua perangkat lipat masih menampilkan bekas lipatan di bagian tengah layar.
Namun laporan terbaru menyebut bahwa Apple berhasil mengurangi lipatan layar secara signifikan.
Kedalaman lipatan disebut hanya sekitar 0,15 milimeter dengan sudut lipatan kurang dari 2,5 derajat.
Jika angka tersebut benar, maka lipatan pada layar iPhone Fold kemungkinan akan jauh lebih tipis dibandingkan perangkat lipat yang ada saat ini.
Menariknya, masalah lipatan layar ini juga disebut menjadi alasan utama Apple menunda pengembangan perangkat foldable selama beberapa tahun terakhir.
3. Samsung Jadi Pemasok Layar Utama
Meskipun akan bersaing di pasar smartphone lipat, Apple justru menggandeng Samsung untuk memasok layar foldable pada perangkat ini.
Saat ini, Samsung Electronics disebut menjadi satu-satunya pemasok layar lipat untuk generasi pertama iPhone Fold.
Perusahaan lain seperti LG Display dan BOE Technology dikabarkan belum ikut terlibat.
