JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menyiapkan program Mercedes-Benz Bus Lebaran Rescue 2026 guna mendukung kelancaran operasional armada bus yang digunakan masyarakat untuk perjalanan jarak jauh.
Program ini menghadirkan 12 titik layanan yang tersebar di sejumlah jalur transportasi utama Indonesia. Layanan tersebut terdiri dari delapan bengkel siaga dan empat service point yang akan beroperasi selama 17 hingga 28 Maret 2026.
Pada periode mudik, kendaraan komersial seperti bus umumnya beroperasi dengan intensitas tinggi dan menempuh perjalanan antarkota hingga lintas pulau.
Oleh karena itu, kesiapan dukungan teknis menjadi faktor penting untuk menjaga kendaraan tetap dalam kondisi optimal.
Dukungan Mekanik dan Peralatan Diagnosis
Setiap titik layanan dalam program ini dilengkapi dengan mekanik berpengalaman, fasilitas kerja yang memadai, serta peralatan diagnosis resmi Mercedes-Benz. Selain itu, tersedia pula stok suku cadang dasar untuk mendukung proses perbaikan di lapangan.
Proses penanganan kendaraan dimulai dengan identifikasi keluhan pelanggan melalui pemeriksaan riwayat servis kendaraan.
Selanjutnya, teknisi melakukan diagnosis menggunakan diagnostic tools Mercedes-Benz, dilanjutkan dengan pengujian fungsi komponen serta uji jalan apabila diperlukan.
Apabila ditemukan komponen yang tidak bekerja optimal, teknisi akan melakukan penggantian agar kendaraan dapat kembali beroperasi dengan aman.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Mazda Siagakan 10 Bengkel 24 Jam di Jalur Lampung hingga Bali
Mekanik Bersertifikasi Global Daimler Truck
Untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga, DCVI secara konsisten menjalankan program pengembangan mekanik melalui Mercedes-Benz Truck & Bus CSP Training Center.
