Perangkat ini disebut akan menggunakan chip generasi baru bernama Apple A20 chip yang dibangun dengan arsitektur fabrikasi 2 nanometer. Teknologi ini diyakini mampu meningkatkan efisiensi daya secara signifikan.
Beberapa laporan menyebutkan peningkatan efisiensi hingga sekitar 30 persen dibandingkan generasi chip sebelumnya.
Jika efisiensi tersebut digabungkan dengan kapasitas baterai yang sedikit lebih besar, maka daya tahan perangkat bisa meningkat secara drastis.
Bahkan, estimasi awal menunjukkan bahwa iPhone 18 Pro Max berpotensi memiliki daya tahan baterai lebih dari 40 jam penggunaan, menjadikannya salah satu iPhone dengan baterai paling awet yang pernah dirilis Apple.
4. Performa Chip A20 Juga Akan Meningkat
Selain efisiensi daya, chip A20 juga diperkirakan membawa peningkatan performa yang cukup besar.
Prosesor ini diprediksi akan memberikan kemampuan komputasi yang lebih cepat, terutama untuk kebutuhan gaming, fitur kecerdasan buatan, serta pemrosesan kamera yang lebih kompleks.
Dengan peningkatan tersebut, iPhone generasi baru ini diperkirakan akan semakin optimal untuk menjalankan berbagai aplikasi berat maupun fitur berbasis AI yang semakin berkembang di ekosistem Apple.
Meski berbagai informasi tersebut cukup menarik perhatian, perlu diingat bahwa semua detail yang beredar saat ini masih bersifat bocoran.
Apple sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait spesifikasi maupun fitur yang akan hadir pada iPhone generasi berikutnya.
Namun, jika laporan tersebut terbukti akurat, seri iPhone 18 Pro berpotensi membawa salah satu peningkatan terbesar dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada teknologi kamera dan daya tahan baterai.
