Puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada 18 Maret. Simak jadwal penerapan one way, contraflow, serta aturan ganjil genap di Tol Trans Jawa selama masa mudik dan arus balik. (Sumber: PT Jasamarga Transjawa Tol)

Nasional

Jadwal One Way dan Contraflow Tol Trans Jawa Mudik Lebaran 2026, Catat Tanggalnya

Senin 16 Mar 2026, 14:00 WIB

POSKOTA.CO.ID - Tradisi mudik Lebaran kembali diperkirakan menjadi momen mobilitas terbesar masyarakat Indonesia pada tahun 2026. Jutaan orang diprediksi akan meninggalkan kota-kota besar untuk pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri.

Tanpa persiapan yang matang, kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi di berbagai jalur utama, terutama di jalan tol yang menghubungkan kota-kota besar di Pulau Jawa.

Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama periode arus mudik Lebaran 2026 dan arus balik. Mulai dari penerapan sistem one way, contraflow, hingga aturan ganjil genap di sejumlah ruas tol utama.

Kebijakan ini diharapkan mampu mengurai kepadatan kendaraan sekaligus memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung lebih aman dan lancar.

Baca Juga: Titik Rawan Macet Saat Arus Mudik Lebaran 2026 Di Mana Saja? Catat Lokasi Lengkapnya

Jumlah Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Capai 143,9 Juta Orang

Pada tahun 2026, jumlah pemudik diperkirakan kembali melonjak. Berdasarkan proyeksi pemerintah, sekitar 143,9 juta orang diprediksi melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Tanah Air.

Data dari Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Baketras) menunjukkan bahwa sekitar 76,24 juta orang atau setara dengan 52,98 persen pemudik diperkirakan akan melakukan perjalanan menggunakan mobil pribadi.

Lonjakan penggunaan kendaraan pribadi tersebut berpotensi meningkatkan kepadatan di sejumlah ruas jalan tol utama, khususnya jalur Tol Trans Jawa yang menjadi jalur favorit pemudik.

Menurut Baketrans, puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi pada H-3, yakni Rabu, 18 Maret 2026. Pada hari tersebut, jumlah kendaraan yang meninggalkan kota-kota besar diprediksi meningkat signifikan.

Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+6, tepatnya Jumat, 27 Maret 2026. Pada periode ini, jalan tol dan jalur utama diprediksi akan dipadati kendaraan yang kembali menuju kota asal.

Jadwal One Way Tol Trans Jawa Saat Arus Mudik dan Arus Balik

Pemerintah juga menyiapkan skema one way di ruas Tol Trans Jawa untuk mengurai kepadatan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran. Berikut jadwal penerapannya:

Arus Mudik (17 Maret – 20 Maret 2026)

Arus Balik (23 Maret – 29 Maret 2026)

Skema ini memungkinkan kendaraan bergerak satu arah untuk mempercepat arus lalu lintas dari dan menuju wilayah Jakarta.

Baca Juga: KPK Ingatkan Larangan Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026

Skema Contraflow di Tol Jakarta–Cikampek dan Jagorawi

Selain one way, pemerintah juga menerapkan contraflow atau sistem lawan arus di sejumlah titik rawan kepadatan. Berikut jadwalnya:

Contraflow Arus Mudik Jakarta–Cikampek

Periode pertama:

Periode kedua:

Contraflow Arus Balik Jakarta–Cikampek

Contraflow Tol Jagorawi

Jadwal:

Baca Juga: Berapa Biaya Tarif Tol Jakarta-Malang via Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran 2026?

Aturan Ganjil Genap Selama Mudik Lebaran 2026

Selain rekayasa lalu lintas, pemerintah juga menerapkan aturan ganjil genap untuk membatasi jumlah kendaraan yang melintas di beberapa ruas tol utama.

Periode Arus Mudik

Berlaku di ruas:

Waktu penerapan:

Berlaku di ruas:

Waktu penerapan:

Dengan persiapan perjalanan yang matang serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku, perjalanan mudik Lebaran diharapkan dapat berjalan lebih aman, lancar, dan nyaman hingga masyarakat bisa sampai di kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.

Tags:
Contraflow Arus Mudik Jakarta–CikampekContraflow Tol JagorawiTol Trans Jawacontraflowone wayarus mudik LebaranHari Raya Idulfitrimudik Lebaran

Aldi Harlanda Irawan

Reporter

Aldi Harlanda Irawan

Editor