Dampak Konflik Timur Tengah Harga Plastik Naik, Pedagang Kecil Mulai Keluhkan Biaya Operasional

Senin 16 Mar 2026, 19:52 WIB
Ilustrasi Toko Plastik di Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 16 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegat Jihad)

Ilustrasi Toko Plastik di Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 16 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M. Tegat Jihad)

Ia menambahkan, kenaikan harga plastik secara tidak langsung membuat pengeluaran usaha semakin bertambah. Meski tidak terlalu besar dalam satu kali pembelian, biaya tersebut terasa jika dihitung dalam jangka panjang.

“Biasanya beli plastik per kilo sekitar Rp20 ribu, sekarang sudah lebih dari Rp30 ribu. Kalau terus-terusan tentu terasa juga,” ungkapnya.

Pedagang Mulai Berhemat Penggunaan Plastik

Meski menghadapi kenaikan biaya, Fatimah mengaku belum menaikkan harga barang yang dijual di warungnya. Ia memilih untuk lebih menghemat penggunaan plastik agar pengeluaran tidak terlalu membengkak.

Baca Juga: Kabar Netanyahu Meninggal Akibat Serangan Udara Iran Viral, Benarkah?

“Kalau harga barang langsung dinaikkan juga susah, nanti pembeli protes. Jadi sementara kita hemat-hemat plastik saja,” ujarnya.

Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan harga barang di warungnya akan ikut naik apabila harga plastik terus mengalami kenaikan.

“Kalau terus naik ya mungkin nanti terpaksa ikut naik juga. Soalnya semua jadi ikut mahal,” katanya.

Fatimah juga mengaku hingga kini belum menemukan alternatif kemasan yang praktis dan murah seperti plastik untuk kebutuhan usaha kecil.

Baca Juga: Polisi Larang Masyarakat Bogor Lakukan Konvoi pada Malam Takbiran

“Cari pengganti juga susah. Plastik paling gampang dan murah buat bungkus barang,” tuturnya.

Pedagang Makanan Ringan Alami Hal Serupa

Keluhan serupa juga disampaikan Rahmat (38), pedagang makanan ringan yang setiap hari menggunakan plastik sebagai kemasan dagangannya.

Menurut Rahmat, plastik merupakan kebutuhan utama untuk membungkus berbagai jenis makanan yang ia jual kepada pelanggan.


Berita Terkait


News Update