Di saat banyak smartphone modern sudah menggunakan layar dengan refresh rate tinggi, iPhone 17e masih menggunakan refresh rate 60 Hz.
Bagi pengguna yang terbiasa dengan layar 90 Hz atau 120 Hz, perbedaan ini mungkin terasa saat melakukan scrolling atau bermain game.
3. Tingkat Kecerahan Layar Lebih Rendah
Layar iPhone 17e memiliki tingkat kecerahan puncak sekitar 1200 nits.
Meski masih cukup baik untuk penggunaan sehari-hari, tingkat kecerahan ini tergolong lebih rendah dibandingkan model iPhone yang lebih mahal, terutama saat digunakan di bawah sinar matahari langsung.
4. Fitur Premium Banyak Dipangkas
Untuk menekan harga, beberapa fitur premium yang biasanya hadir pada iPhone kelas atas tidak tersedia di iPhone 17e.
Misalnya konfigurasi kamera lebih lengkap, layar dengan refresh rate tinggi, hingga beberapa teknologi fotografi lanjutan.
5. Tidak Ada Charger di Dalam Kotak
Seperti kebijakan Apple dalam beberapa tahun terakhir, iPhone 17e tidak dilengkapi kepala charger di dalam kotak penjualan.
Pengguna hanya mendapatkan kabel pengisi daya sehingga harus menyediakan adaptor charger sendiri.
Baca Juga: Tren Sewa iPhone Jelang Lebaran Meningkat, Cek Daftar Harganya di Jakarta
Apakah iPhone 17e Layak Dibeli?
Jika Anda mencari smartphone Apple dengan harga lebih terjangkau namun tetap memiliki performa yang solid, iPhone 17e bisa menjadi pilihan yang cukup menarik.
Perangkat ini menawarkan kombinasi performa, desain premium, dan daya tahan baterai yang baik untuk penggunaan sehari-hari.
Namun, bagi pengguna yang sangat memperhatikan fitur kamera lengkap, layar dengan refresh rate tinggi, atau teknologi premium lainnya, mungkin lebih baik mempertimbangkan model seperti iPhone 17 atau bahkan iPhone 17 Pro Max.
