POSKOTACOID - Sosok Doktor Kintoko saat ini jadi bahan perbincangan warganet di platform media sosial setelah namanya disebut oleh Bude Wellness saat membahas soal TBC.
Bude Wellness baru-baru ini kembali disorot karena pernyataannya yang menyebut jika penyakit Tuberculosis atau TBC dapat disembuhkan dengan tanaman herbal.
Sontak saja pernyataan Bude Wellness ini menuai pro kontra di kalangan warganet yang meragukan kebenaran klaim tersebut.
Bude Wellness menjelaskan bahwa ia tidak asal bicara, namun pernyataannya berdasarkan riset yang dilakukan seorang ahli herbal.
"Menurut riset ahli herbal, penyakit TBC bisa dicegah dan diobati melalui cara alami dengan beberapa tanaman herbal," tulis Bude Wellness dalam unggahannya, seperti dikutip pada Minggu, 15 Maret 2026.
Sejumlah netizen pun kemudian mempertanyakan siapa ahli herbal yang dimaksud oleh Bude Wellness dan menjadi rujukan dalam memberi pernyataan terkait pengobatan TBC.
"Doktoral herbal dan apoteker saintifik jamu Doktor Kintoko," kata Bude Wellness menjawab salah satu pertanyaan warganet.
Setelah pernyataan Bude Wellness viral, sosok Doktor Kintoko kini ramai dicari tahu oleh warganet yang penasaran dengan kebenaran klaim tersebut.
Banyak netizen yang mulai mencari tahu profil Doktor Kintoko dan juga latar belakang pendidikan hingga tempat kerjanya.
Siapa Doktor Kintoko?

Berdasarkan penelusuran, Doktor Kintoko diketahui merupakan seorang akademisi farmasi yang memfokuskan penelitian terhadap obat herbal.
Ia diketahui cukup aktif meneliti sejumlah tanaman obat untuk mengetahui manfaatnya terhadap berbagai penyakit metabolik, terutama diabetes.
Doktor Kintoko memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mentereng. Ia menyelesaikan program sarjana hingga profesi apoteker di Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Inisial SAM Viral, Ustadz Solmed Beri Klarifikasi Tegas Inisial Namanya SMM
Ia lalu melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar magister di University Kebangsaan Malaysia dan berhasil meraih gelar doktor farmasi dari Guangxi Medical University, China.
Saat ini, Doktor Kintoko berprofesi sebagai dosen di Fakultas Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
Ia diketahui cukup aktif membagikan sejumlah konten kesehatan di media sosial, terutama mengenai manfaat obat herbal bagi kesehatan.
Terkait manfaat obat herbal bagi penyakit TBC, Doktor Kintoko sebetulnya menegaskan bahwa pengobatan herbal tidak dapat diandalkan sebagai satu-satunya terapi untuk penyakit TBC.
Tanaman herbal dapat dimanfaatkan untuk meringankan efek samping obat medis yang digunakan dalam pengobatan TBC atau untuk meningkatkan efektivitas obat.
