Doa ini mencerminkan inti dari ibadah pada malam Lailatul Qadar: memohon ampunan dan rahmat Allah. Banyak ulama menjelaskan bahwa malam ini adalah momentum terbaik bagi seorang hamba untuk memperbaiki hubungan dengan Tuhannya.
1. Istighfar Tobat
اسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدِ الظَّالِمِينَ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا
Latin: Astaghfirullāhal 'aẓīm alladzī lā ilāha illā huwal ḥayyul qayyūm wa atūbu ilaih, taubata 'abdiẓ ẓālimīn lā yamliku linafsihī ḍarran wa lā naf'an wa lā mautan wa lā ḥayātan wa lā nusyūrā. (3 kali)
Artinya: "Hamba memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mandiri. Hamba bertobat kepada-Nya, sebagai tobat seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak memiliki daya untuk memberi mudarat maupun manfaat bagi dirinya sendiri, tidak pula memiliki kuasa atas kematian, kehidupan, maupun kebangkitan."
2. Istighfar Memohon Ampunan
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ عَظِيمٍ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ فَاغْفِرْ لَنَا مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Latin: Astaghfirullāhal 'aẓīm min kulli dzanbin 'aẓīm lā yaghfiru dz-dzunūba illā anta, faghfir lanā maghfiratan min 'indika warḥamnā innaka antal ghafūrur raḥīm. (3 kali)
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung dari setiap dosa besar. Tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau. Maka berikanlah kami ampunan dari sisi-Mu dan limpahkanlah rahmat kepada kami. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
3. Istighfar Pendek
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ
Latin: Astaghfirullāhal 'aẓīm. (70 kali)
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
4. Dzikir Tauhid
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ، وَهُوَ حَيٌّ دَائِمٌ لَا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Lā ilāha illallāh waḥdahū lā syarīka lahū, lahul mulku wa lahul ḥamdu yuḥyī wa yumīt, wa huwa ḥayyund dā'imun lā yamūt, biyadihil khair, wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr. (11, 33, atau 200 kali)
