POSKOTA.CO.ID - Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026, umat Islam di seluruh dunia diajak untuk memanfaatkan sisa waktu yang ada dengan memperbanyak amal ibadah.
Penghujung Ramadan bukan sekadar penanda berakhirnya puasa, tetapi juga momentum refleksi diri, memperkuat keimanan, serta mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan pada Idulfitri.
Melalui khutbah Jumat tentang akhir Ramadan, para khatib biasanya mengingatkan jamaah agar tidak menyia-nyiakan kesempatan terakhir di bulan penuh rahmat ini.
Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan ibadah selama Ramadan, tetapi juga bagaimana menjaga semangat kebaikan setelah bulan suci berlalu.
Baca Juga: 8 Sahabat Nabi yang Jarang Diketahui, Kisah Perjuangannya Sangat Menginspirasi Umat Islam
Makna Penting Akhir Ramadan bagi Umat Islam
Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa Ramadan memiliki tiga fase utama. Awal Ramadan dipenuhi rahmat, pertengahannya dipenuhi ampunan, dan akhirnya menjadi momentum pembebasan dari api neraka.
Karena itu, hari-hari terakhir Ramadan menjadi waktu yang sangat berharga. Setiap Muslim dianjurkan untuk meningkatkan kualitas ibadah seperti memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memperbanyak istighfar.
Contoh Khutbah Pertama
Khutbah Jumat biasanya diawali dengan pujian kepada Allah SWT serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
“Innal hamda lillah, nahmaduhu wa nasta’inuhu wa nastaghfiruh, wa na’udzu billahi min syururi anfusina wa min sayyi’ati a’malina.”
Artinya, segala puji hanya bagi Allah SWT. Kita memuji-Nya, memohon pertolongan dan memohon ampun kepada-Nya.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
