JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta memetakan wilayah Jakarta Selatan dan Timur berpotensi terdampak longsor pada periode Maret 2026.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengungkapkan, daerah rawan longsor tersebar di Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, hingga Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Di Jakarta Timur, potensi bencana berada di wilayah Keramat Jati dan Pasar Rebo. Berdasarkan pendataan, daerah-daerah tersebut tersebar di Zona Menengah kejadian tanah longsor.
"Pada zona menengah: Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah, sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," kata Kapusdatin BPBD Jakarta, Mohamad Yohan, Jumat, 13 Maret 2026.
Baca Juga: Korban Bencana Pergeseran Tanah di Bayah Lebak Bertambah, 40 Rumah Terdampak
Masyarakat diimbau menghindari pendirian bangunan permanen di area rawan bencana. Bangunan yang sudah berdiri harus diberikan tanggul penahan longsor, pemadatan tanah, dan perkokoh fondasi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau jangan menebanh pohon sembarangan. Masyarakat disarankan melakukan penghijauan di sekitar lingkungan dengan tanaman berakar kuat.
"Pada zona tinggi: Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali," ujarnya.