Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, (batik merah), melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Pasar Tradisional dan Pasar Modern, Jumat 13 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Gatot Poedji Utomo)

Daerah

Stok Pangan di Cimahi Dipastikan Aman Jelang Lebaran

Jumat 13 Mar 2026, 21:44 WIB

CIMAHI, POSKOTA.CO.ID - Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek stok dan harga komoditas pangan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Hasil pemantauan menunjukkan stok pangan masih aman dan harga relatif stabil. Sidak dilakukan pada Jumat 13 Maret 2026 di Pasar Cimindi serta salah satu pasar modern di Kota Cimahi.

Kegiatan ini melibatkan Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, DPRD Kota Cimahi, serta Polres Cimahi melalui Satgas Pangan.

“Kami Pemkot Cimahi bersama DPRD dan pihak kepolisian melakukan pemantauan harga menjelang Hari Raya Idulfitri di pasar tradisional maupun pasar modern,” kata Adhitia usai sidak pada Jumat, 13 Maret 2026.

Baca Juga: Daftar Promo JSM Superindo 13–15 Maret 2026: Diskon Daging, Minyak, hingga Sembako untuk Persiapan Lebaran

Berdasarkan hasil pengecekan di Pasar Cimindi, Adit menyebutkan, harga sejumlah komoditas pangan masih berada pada kisaran wajar. Beras medium dijual sekitar Rp13.500 hingga Rp14.500 per kilogram, telur ayam Rp31.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, daging sapi Rp140.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp80.000 per kilogram.

Sementara di pasar modern, harga daging sapi beku tercatat Rp128.900 per kilogram, daging sapi segar Rp140.000 per kilogram, ayam broiler Rp39.000 per ekor, cabai merah keriting Rp84.000 per kilogram, cabai tanjung Rp73.900 per kilogram, serta cabai rawit hijau Rp89.900 per kilogram.

"Alhamdulillah semua relatif stabil. Mudah-mudahan sampai hari Lebaran tetap stabil," ujarnya.

Pemerintah Kota Cimahi juga mengimbau para pedagang agar tidak menjual komoditas pangan di atas harga eceran tertinggi (HET) maupun harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Rela Antre Berjam-jam, Warga Kepulauan Seribu Serbu Paket Sembako Murah Ramadhan Rp50 Ribu

"Khusus untuk barang yang diatur secara regulasi dan ada HET, mohon ditaati. Jangan sampai menjual komoditas di atas HET yang sudah ditetapkan. Pemantauan akan terus dilakukan dan sejauh ini kondusif," katanya.

Ia memastikan ketersediaan bahan pangan di Kota Cimahi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran 2026. Meski demikian, pasokan pangan di daerah tersebut masih bergantung pada distribusi dari daerah lain.

“Untuk stok kami pastikan aman termasuk menjelang Idulfitri nanti. Kami terus melakukan pemantauan agar tidak terjadi kelangkaan,” ucapnya.

Selain pemantauan pasar, Pemkot Cimahi juga menjalankan sejumlah program untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi. Di antaranya program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan bahan pangan dengan harga lebih rendah dari pasar.

Selain itu terdapat program Sibesti (Siapkan Beras untuk Masyarakat) yang menyediakan paket bantuan beras dan minyak goreng bagi masyarakat kurang mampu dengan harga terjangkau. Pemerintah juga rutin menggelar bazar pangan setiap dua pekan di selasar Gedung B Pemkot Cimahi.

"Program-program itu untuk menjaga stabilitas harga pangan dan inflasi, sekaligus meringankan beban masyarakat. Mudah-mudahan harga di pasaran tetap stabil selama Ramadan," ujar Adit.

Tags:
Idulfitriharga panganAdhitia YudisthiraCimahi

Gatot Poedji Utomo

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor