Potensi Longsor Intai Jakarta Timur, Camat Pasar Rebo: Belum Ada Wilayah Rawan

Jumat 13 Mar 2026, 15:21 WIB
Kondisi bangunan rumah kontrakan di Jalan X, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, yang rusak akibat bencana longsor, Sabtu, 7 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Kondisi bangunan rumah kontrakan di Jalan X, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, yang rusak akibat bencana longsor, Sabtu, 7 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

PASAR REBO, POSKOTA.CO.ID - Camat Pasar Rebo, Mujiono, memastikan bahwa hingga saat ini belum terdapat wilayahnya yang teridentifikasi memiliki potensi longsor.

Meski demikian, pihak kecamatan tetap aktif menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait potensi bencana, terutama pada periode musim hujan Maret 2026.

"Informasi tersebut pernah juga mengemuka 2-3 tahun yang lalu. Namun, alhamdulillah di wilayah Pasar Rebo belum muncul wilayah-wilayah longsor," kata Mujiono kepada Poskota melalui pesan singkat, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut Mujiono, pihaknya juga pernah mengundang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terkait potensi longsor, sekaligus tujuannya untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Baca Juga: Tembok Penahan Tanah Ambruk, Wanita di Bogor Selatan Tewas Tertimbun Longsor

Hanya saja, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan kajian terkait potensi longsor di wilayahnya.

"Nanti habis lebaran akan saya kejar informasi terkait hal tersebut ke BPBD," katanya.

Namun demikian, Mujiono menyampaikan, di wilayah Pasar Rebo memang terdapat elevasi perbedaan ketinggian yang bervariasi.

"Ini barangkali yang bisa menjadi potensi (terjadinya longsor). Namun demikian alhamdulillah sampai saat ini kegentingan maupun kedaruratannya belum nampak," jelas Mujiono.

Baca Juga: Pencarian Korban Longsor Cisarua Bandung Masuki Hari Ketujuh

Diketahui, warga Jakarta khususnya di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diimbau untuk tetap waspada terhadap bencana longsor yang berpotensi terjadi di sejumlah titik.

Berdasarkan pemetaaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, potensi longsor terjadi di sejumlah wilayah Jakarta pada periode bulan Maret 2026 ini.

Menurut informasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terdapat sejumlah wilayah yang berpotensi longsor.

Wilayah tersebut diantaranya berada di Kota Jakarta Selatan yang meliputi Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Pesanggrahan.

Baca Juga: Tanah Longsor Rusak Rumah Warga di Cikeusal Serang

Kemudian Kota Jakarta Timur meliputi wilayah Kecamatan Kramat Jati dan Pasar Rebo.

Berdasarkan pendataan, daerah tersebut dipetakan berada pada Zona Menengah kejadian tanah longsor.

"Pada zona menengah: Daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah, sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan berdasarkan laporannya, Jumat, 13 Maret 2026.

"Sementara pada zona tinggi: Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali," sambungnya.


Berita Terkait


News Update