Sosok: Bripka Ahmad Arifin, Dari Driver Kapolres hingga Satresnarkoba

Kamis 12 Mar 2026, 10:04 WIB
Bripka Ahmad Arifin, personel Satresnarkoba Polres Serang. (Sumber: Poskota/Rahmat Haryono)

Bripka Ahmad Arifin, personel Satresnarkoba Polres Serang. (Sumber: Poskota/Rahmat Haryono)

SERANG, APOSKOTA.CO.ID – Perjalanan hidup Bripka Ahmad Arifin menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan mampu mengubah nasib seseorang. Lahir di Jambi pada 1979 dari keluarga buruh sederhana, Arifin sejak kecil telah terbiasa hidup dengan keterbatasan. Sebagai anak pertama dari lima bersaudara, ia memikul tanggung jawab besar untuk membantu dan membanggakan keluarganya.

Tekad untuk memperbaiki masa depan membuat Arifin berani meninggalkan kampung halamannya. Pada 1997, ia merantau ke Cilacap, Jawa Tengah. Dengan menumpang tinggal di rumah sepupu, ia mulai mengejar impiannya menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia.

Perjuangan itu tidak mudah. Arifin harus menghadapi proses seleksi yang ketat saat mendaftar sebagai calon anggota Polri di Polwil Purwokerto, Polda Jawa Tengah. Namun, kerja keras dan doa akhirnya membuahkan hasil. Ia dinyatakan lulus dan berhak mengikuti pendidikan kepolisian.

Arifin kemudian menjalani pendidikan Dikmata PK Polri di SPN Watumas, Purwokerto. Selama tujuh bulan, ia ditempa secara fisik, mental, dan disiplin. Pendidikan tersebut menjadi bekal awal bagi dirinya untuk mengabdikan diri sebagai anggota Polri. Setelah lulus, ia dilantik dengan pangkat Bharada.

Baca Juga: Selingkuhan Riky Febriansyah Siapa? Ini Sosok Cindy Rizap yang Dituduh Pelakor Suami Artis Cilik Maissy

Penempatan pertama Arifin berada di Polda Jawa Barat. Namun hanya sekitar tiga bulan, ia kemudian ditugaskan ke Polres Pandeglang. Di tempat inilah perjalanan kariernya dimulai dari posisi yang sederhana, yakni sebagai driver Kapolres.

Selama tujuh tahun menjalankan tugas sebagai pengemudi dinas pimpinan, Arifin tidak hanya sekadar menjalankan tanggung jawabnya di balik kemudi. Ia banyak belajar tentang kedisiplinan, loyalitas, serta memahami dinamika tugas kepolisian.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting ketika ia kemudian dimutasi ke Satuan Reserse Kriminal. Penugasan ini membuka babak baru dalam kariernya karena ia mulai terlibat langsung dalam penanganan berbagai kasus kejahatan.

Tidak lama kemudian, Arifin dipercaya bergabung di satuan reserse narkoba. Tugas memberantas peredaran narkotika menjadi tantangan tersendiri karena kejahatan tersebut memiliki dampak besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Baca Juga: Sosok: Hendrik Irawan Pastikan Paket MBG Pangauban Berkualitas

Pada 2017, Arifin kembali mendapat amanah baru dengan bertugas di Satresnarkoba Polres Serang. Di satuan ini, ia terus melanjutkan pengabdian dalam upaya memerangi peredaran narkotika dan menjaga keamanan masyarakat.


Berita Terkait


News Update