BOGOR, POSKOTA.CO.ID - Momen malam takbiran menjelang Idul Fitri kerap dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk melakukan konvoi yang berpotensi menimbulkan gesekan dan mengganggu ketertiban.
Maka dari itu, dalam menjaga kondusifitas selama perayaan Idul Fitri 2026 ini, Polres Bogor telah melarang masyarakat melakukan konvoi di malam takbiran.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, larangan ini dilakukan untuk menghindari gesekan saat banyaknya kegiatan tersebut di jalanan.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Picu Perubahan Pola Wisata Global, Pelaku Industri Siapkan Strategi Baru
“Pasti (larangan) untuk konvoy dan sebagainya kita sudah menyampaikan dari awal agar dihindari kegiatan-kegiatan yang sifatnya kurang bagus seperti konvoi,” ujar Wikha kepada wartawan di Cibinong, Kamis 12 Maret 2026.
“yang kita bisa lihat di beberapa waktu kejadian menimbulkan gesekan-gesekan antar masyarakat,” kata dia.
Wikha juga mengimbau agar momen malam takbiran menjelang lebaran Idul Fitri bisa diisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat supaya bisa menjaga kondusifitas wilayah.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran Lebaran 2026 di Jalan Thamrin–Sudirman
“Jadi misalnya takbiran bisa dilaksanakan juga di tempat-tempat ibadah dan saya kira itu akan lebih bagus,” kata Wikha.
Lebih lanjut, Polres Bogor sendiri telah menyiapkan sebanyak 1.099 personel yang akan disiagakan selama perayaan Idul Fitri 2206.
Para petugas ini akan bersiaga di 14 pos yang tersebar di Kabupaten Bogor dalam kegiatan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Baca Juga: Truk Barang Terguling di Depan Gerbang DPR, Diduga Sopir Hilang Kendali
“Kami siapkan 14 pos pengamanan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor untuk mengamankan wilayah,” ujarnya. (cr-6)