Optimisme Pasar Motor Listrik: Penjualan Alva Tetap Naik Tanpa Insentif Pemerintah

Rabu 11 Mar 2026, 13:45 WIB
 Ilustrasi penghentian subsidi motor listrik Rp7 juta sempat berdampak pada penjualan Alva.

Ilustrasi penghentian subsidi motor listrik Rp7 juta sempat berdampak pada penjualan Alva.

POSKOTA.CO.ID - Alva memasuki babak baru tanpa dukungan subsidi dari pemerintah di tahun 2025. Hal tersebut menunjukkan optimisme tinggi kendaraan listrik nasional.

Walaupun sudah tidak mendapatkan dukungan dari pemerintah, angka penjualan merek motor listrik lokal justru diklaim mengalami tren yang positif.

Menurut CEO ALVA Purbaya Pantja tahun 2024 adalah tahun terakhir penyaluran insentif menuju tahun 2025 telah berhasil dilalui dengan performa yang baik.

CEO ALVA Purbaya Pantja saat menghadiri Media Iftar di Jakarta Selasa, 10 Maret 2026 (Sumber: Poskota/Herdyan Anugrah Triguna)

Hal ini membuktikan bahwa ekosistem yang dibangun mulai menunjukkan kemandirian pasar.

Baca Juga: Setahun Berdiri, Alva Owners Club Rayakan Hari Jadi dengan Aksi Sosial

"Kalau dilihat dari penjualan kami secara keseluruhan dibandingkan dengan tahun 2024, Alva sebenarnya kalau dari segi jumlah unit yang kami jual itu penjualannya sebenarnya meningkat," ucap Purbaya.

Purbaya juga mengatakan bahwa potensi pertumbuhan pasar kendaraan listrik terutama roda dua dua dianggap masih sangat besar.

Tak hanya itu, kondisi tersebut menunjukkan peluang ekspansi yang masih terbuka luas.

“Kalau sekarang kan di sekitaran kurang lebih 1%, kita berharap tentunya itu akan bertumbuh terus,” katanya dalam acara Media Iftar di Jakarta Selasa, 10 Maret 2026.

Baca Juga: Baru Beroperasi 4 Tahun, ALVA Sudah Lolos Standar INDI 4.0

Purbaya mengatakan bahwa adopsi kendaraan listrik roda dua di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan beberapa negara lain.


Berita Terkait


News Update