Pengawas Koperasi dan UMKM pada Diskoperindag Pandeglang, Doni Romdoni. (Sumber: Poskota/Samsul Fatoni)

Daerah

Doni Romdoni, Ajak Pelaku UMKM Pandeglang Kreatif

Rabu 11 Mar 2026, 06:42 WIB

PANDEGLANG, POSKOTA.CO.ID - Bagi Doni Romdoni, menjaga denyut usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap bertahan bukan sekadar tugas administratif.

Sebagai Pengawas Koperasi dan UMKM pada Diskoperindag Pandeglang, ia kerap mengingatkan para pelaku usaha agar siap menghadapi dinamika pasar, termasuk potensi kenaikan harga bahan baku.

Menurut Doni, kesiapan pelaku UMKM menjadi kunci agar roda usaha tetap berputar dan produksi makanan yang mereka jalankan tidak terhenti. Ia menilai, perubahan harga bahan baku kerap menjadi tantangan yang harus diantisipasi sejak dini oleh para pelaku usaha.

“Pelaku UMKM harus mulai mencari alternatif bahan baku dan berinovasi dalam proses produksi agar usaha tetap berjalan,” ungkapnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Baca Juga: Pemkot Cimahi Buka Layanan 'WA Sampurasun', Aduan Warga Kini Bisa Langsung ke Wali Kota

Ia menjelaskan, langkah adaptif tersebut penting agar pelaku usaha tetap bisa memenuhi kebutuhan konsumen, meskipun menghadapi tekanan biaya produksi. Dengan strategi yang tepat, usaha kecil tetap memiliki peluang untuk bertahan bahkan bekembang.

Selain mencari alternatif bahan baku, Doni juga mendorong pelaku UMKM untuk lebih cermat dalam mengatur jumlah produksi. Menurutnya, produksi sebagiknya disesuaikan dengan permintaan pasar agar tidak menimbulkan kerugian.

Tak hanya itu, aspek kemasan produk juga dinilai menjadi faktor penting dalam menarik minat konsumen. Ia menyarankan agar pelaku usaha terus memperbaiki tampilan produk sehingga memiliki daya saing di pasaran.

“Dengan inovasi yang terus dikembangkan, harapannya usaha mereka tetap berjalan dan mampu bertahan di tengah berbagai tantangan,” katanya.

Baca Juga: Jembatan di Jalur Nasional Cigeulis–Cibaliung Pandeglang Ambruk, Arus Lalu Lintas Terganggu

Di sisi lain, Dikoperindag Pandeglang terus menggulirkan berbagai program pemberdayaan untuk memperkuat kapasitas para pelaku UMKM.

Program tersebut meliputi pelatihan manajemen keuangan, digitalisasi pemasaran, hingga penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS.

Menurut Doni, berbagai program itu dirancang agar pelaku usaha semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu memperluas jangkauan pasar.

Baca Juga: Sidang Perdana Gugatan Tukang Ojek terhadap Gubernur Banten Digelar di PN Pandeglang, Masuk Tahap Mediasi

“Harapannya produktivitas pelaku UMKM meningkat dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” tandasnya. (fat)

Tags:
pelaku usahaDiskoperindag PandeglangPandeglangUMKM

Samsul Fatoni

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor