Pramono Pastikan Korban Longsor TPST Bantar Gebang Ditanggung Penuh Pemprov DKI

Senin 09 Mar 2026, 15:44 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat menyampaikan terkait pemberian santunan bagi korban longsor sampah Bantargebang di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 9 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Gubernur Jakarta Pramono Anung saat menyampaikan terkait pemberian santunan bagi korban longsor sampah Bantargebang di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 9 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Selain korban meninggal dunia, tercatat lima orang lainnya mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Namun saat ini seluruh korban luka telah diperbolehkan pulang setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

"Jadi korban yang luka 5 orang, semuanya sudah kembali ke rumah masing-masing. Memang kemarin ada yang dirawat di rumah sakit, dan semua biaya untuk itu seperti yang saya sampaikan tadi ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata dia. 

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan, setelah kejadian tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat untuk memastikan keselamatan petugas. 

Baca Juga: Terungkap! Pelaku Pembunuhan Mayat Kering di Meruyung Depok Ternyata Suami Siri Korban

"Melakukan penanganan korban, serta menstabilkan area agar layanan pengelolaan sampah dapat segera dipulihkan," ucap Pramono. 

Adapun untuk proses penanganan pasca longsor turut dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, serta dukungan peralatan 19 eskavator dan 7 unit mobil ambulans. 

"Penanganan dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi, melibatkan Basarnas, Polda Metro Jaya, TNI, BPBD DKI Jakarta dan Kota Bekasi, Damkar, serta aparat di wilayah setempat dengan dukungan 19 ekskavator alat berat dan 7 unit ambulans yang dioperasikan pada saat proses evakuasi," ujarnya. (cr-4)


Berita Terkait


News Update