Polda Metro Jaya Siapkan 6.802 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Senin 09 Mar 2026, 15:19 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 9 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 9 Maret 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Polda Metro Jaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral sebagai langkah persiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran melalui Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Senin, 9 Maret 2026.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebutkan sebanyak 6.802 personel akan disebar di berbagai titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Ribuan personel tersebut berasal dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai potensi masyarakat.

Baca Juga: Longsor TPST Bantar Gebang Tewaskan Empat Orang, Menteri LH Sebut Alarm Keras Pengelolaan Sampah Jakarta

“Tidak kurang dari 6.802 personel gabungan Polri, TNI dan instansi terkait akan tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan mudik Lebaran hingga arus balik nanti,” ujar Komarudin saat ditemui setelah rapat koordinasi di Polda Metro Jaya, Senin, 9 Maret 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan prediksi dari Kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 hingga 18 Maret 2026.

Jakarta menjadi salah satu daerah asal pemudik terbesar yang menuju berbagai daerah di Pulau Jawa hingga Sumatra.

Komerudin juga mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan dengan baik sebelum melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga: Korban Jiwa Longsor TPST Bantar Gebang Bertambah Jadi Lima Orang

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan fit, kendaraan dalam kondisi baik, serta merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak bersamaan dengan puncak arus mudik,” ucap dia.


Berita Terkait


News Update