Jangan Sembarangan! Ini Waktu Tidur yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan dalam Islam

Senin 09 Mar 2026, 17:51 WIB
Ilustrasi. Waktu tidur yang dianjurkan dan tidak dianjurkan dalam Islam. (Sumber: Pexels/Polina ⠀)

Ilustrasi. Waktu tidur yang dianjurkan dan tidak dianjurkan dalam Islam. (Sumber: Pexels/Polina ⠀)

Meski hadis ini dinilai berstatus dhaif (lemah), sebagian ulama tetap menjadikannya sebagai pengingat agar seseorang lebih bijak mengatur waktunya, terutama pada sore hari.

  1. Tidur Sebelum Salat Isya

Tidur sebelum menunaikan salat Isya juga termasuk kebiasaan yang tidak dianjurkan.

Dalam hadis riwayat Imam Bukhari disebutkan:

كَانَ يَكْرَهُ النَّوْمَ قَبْلَ العِشَاءِ وَالحَدِيثَ بَعْدَهَا

“Rasulullah tidak menyukai tidur sebelum salat Isya dan berbincang-bincang setelahnya.” (HR Bukhari)

Alasan utama larangan ini adalah kekhawatiran seseorang tertidur terlalu lama hingga melewatkan waktu salat Isya.

Karena itu, Islam menganjurkan agar kewajiban ibadah ditunaikan terlebih dahulu sebelum beristirahat, sehingga tidak ada ibadah yang terabaikan.


Berita Terkait


News Update