Ilustrasi. Pendaftaran itikaf 10 hari terakhir ramadhan 1447 H di Masjid Istiqlal dibuka. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

RAMADHAN

Pendaftaran Itikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Istiqlal Dibuka, Kuota Hanya 400 Orang!

Minggu 08 Mar 2026, 16:14 WIB

POSKOTA.CO.ID - Memasuki fase puncak ibadah di bulan suci Ramadhan 1447 H, Masjid Istiqlal kembali membuka program itikaf terpadu khusus untuk 10 malam terakhir.

Program ini ditujukan bagi umat Islam yang berkomitmen penuh mendiami masjid untuk beribadah intensif, mengikuti sunnah Rasulullah SAW yang sangat bersungguh-sungguh pada periode tersebut.

Pendaftaran online dibuka mulai 4 Maret 2026 hingga 9 Maret 2026, atau lebih cepat jika kuota penuh. Kuota dibatasi hanya 400 peserta, terdiri dari 200 laki-laki (ikhwan) dan 200 perempuan (akhwat).

Program ini memberikan fasilitas lengkap bagi mu'takif yang ingin menetap penuh selama 10 hari terakhir Ramadhan di Masjid Istiqlal.

Baca Juga: Apakah Berkumur saat Wudhu Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan dan Tata Caranya untuk Anak

Bagi jamaah yang hanya ingin beritikaf harian atau beberapa hari saja (misalnya saat libur Lebaran), tidak perlu mendaftar. Masjid Istiqlal tetap buka 24 jam selama 10 malam terakhir Ramadhan, sehingga siapa pun dapat langsung datang untuk beribadah.

Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadhan dan Malam Lailatul Qadar

Ilustrasi. Itikaf 10 hari terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Istiqlal. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan waktu paling istimewa dalam bulan puasa. Rasulullah SAW mencontohkan peningkatan ibadah yang luar biasa pada periode ini. Sebagaimana diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu 'anha:

"Rasulullah SAW jika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan, beliau mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya (dengan ibadah), dan membangunkan keluarganya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits lain menegaskan:

"Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh (beribadah) pada sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), melebihi kesungguhan beliau pada hari-hari lainnya." (HR. Muslim)

Baca Juga: Jembatan Hidayah di Masjid Lautze, Ustaz Hans Pandu Puluhan Warga Tiongkok Bersyahadat

Keistimewaan utama periode ini adalah kemungkinan turunnya Lailatul Qadar, malam kemuliaan yang nilainya lebih baik daripada seribu bulan. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Qadr ayat 1-3:

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan."

Rasulullah SAW bersabda:

"Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan." (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169)

Beliau juga menambahkan:

"Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari)

Dengan beritikaf, seseorang dapat lebih mudah menghidupkan malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan) untuk meraih ampunan dosa masa lalu.

Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa yang mendirikan shalat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Itikaf sendiri memiliki keutamaan besar. Rasulullah SAW rutin melakukannya hingga wafat, dan beliau bersabda:

"Siapa yang ingin beritikaf bersamaku, maka beritikaflah pada sepuluh malam terakhir." (HR. Ibnu Hibban)

Dalam riwayat lain, pahala itikaf sepuluh hari di Ramadhan disebut setara dengan dua haji dan dua umrah (HR. Baihaqi).

Syarat Pendaftaran Itikaf Terpadu Masjid Istiqlal

Dilansir dari laman resmi istiqlal.or.id pada Minggu, 8 Maret 2026. Untuk bergabung dalam program ini, peserta harus memenuhi syarat utama berikut:

  1. Sehat jasmani dan rohani.
  2. Berniat murni untuk ibadah dan itikaf hingga akhir Ramadhan (diutamakan yang bisa mengikuti penuh 10 hari).
  3. Usia minimal 12 tahun hingga maksimal 65 tahun. Bagi yang di atas 65 tahun, wajib cek kesehatan terlebih dahulu di Klinik Rumah Sehat Baznas Istiqlal.
  4. Tidak memiliki penyakit kronis atau menular.
  5. Bagi perempuan, wajib berhijab dan berpakaian syar'i selama di masjid.
  6. Bersedia menjaga kebersihan, keamanan, serta mengikuti tata tertib dan aturan Masjid Istiqlal.
  7. Pendaftaran ditutup jika kuota terpenuhi.
  8. Panitia berhak membatalkan kepesertaan jika ditemukan pelanggaran atau hal merugikan jamaah lain.

Cara Mendaftar

Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT di masjid terbesar di Asia Tenggara.

Semoga kita semua termasuk yang meraih Lailatul Qadar dan ampunan-Nya di akhir Ramadhan 1447 H ini. Aamiin.

Tags:
Ramadhan di Masjid Istiqlalsunnah Rasulullah SAWumat IslamitikafMasjid IstiqlalRamadhan 1447 Hbulan suci Ramadhanfase puncak ibadah

Insan Sujadi

Reporter

Insan Sujadi

Editor