Pemprov DKI Jamin Stok BBM Aman, Pramono: Jakarta Tidak Akan Ada Punic Buyying

Sabtu 07 Mar 2026, 07:42 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung saat menyampaikan pernyataan kepada awak media soal BBM ditengah situasi Global, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

Gubernur Jakarta Pramono Anung saat menyampaikan pernyataan kepada awak media soal BBM ditengah situasi Global, di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Maret 2026. (Sumber: Poskota/M Tegar Jihad)

"Karena saya meyakini di Jakarta tidak akan ada panic buying untuk urusan BBM," kata dia. 

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan alasan mengapa pasokan BBM di Indonesia cuma berkisar 20 harian. 

Menurutnya, hal ini terjadi karena kapasitas penyimpanan BBM di Indonesia yang tidak besar, bahkan jumlahnya di bawah konsesus global.

Baca Juga: PN Jakarta Pusat Bebaskan Delpedro Marhaen dan 3 Aktivis Kasus Demonstrasi Agustus 2025

Dia menyebut, saat ini storage atau penyimpanan BBM di Indonesia kapasitasnya maksimal 25 hari. Terakhir, dalam rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) dan Pertamina, jumlah cadangan pasokan BBM berkisar di 22-23 hari. (cr-4)


Berita Terkait


News Update