"Pemerintah Kota Cilegon menjadwalkan pemeriksaan di 14 titik SPBU yang terdiri dari 13 SPBU Pertamina dan 1 SPBU Shell. Tim pemeriksa yang berjumlah 10 personel, dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan pengujian menggunakan bejana ukur standar berkapasitas 20 liter," ungkap Hadi.
Hadi menyebut, hingga saat ini hasil pemeriksaan di beberapa lokasi menunjukkan takaran BBM masih berada dalam batas toleransi yang ditetapkan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Berdasarkan hasil pemantauan di beberapa lokasi, seperti di wilayah Cibeber dan Sukmajaya, takaran BBM masih berada dalam batas normal dan sesuai dengan ketentuan. Selain itu, stok BBM, juga aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar 20 hari ke depan, dengan harga yang terpantau stabil," ujarnya.
Baca Juga: Puting Beliung Terjang Cimahi, Pohon Tumbang Timpa Warung dan Kendaraan
Melalui kegiatan sidak ini, Pemerintah Kota Cilegon berharap, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang adil dan transparan dalam pembelian BBM, khususnya menjelang periode mudik Idulfitri yang biasanya diiringi dengan peningkatan konsumsi bahan bakar. (rah)
