Catat Tanggalnya! Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Mulai 18-24 Maret 2026 Selama Nyepi dan Idulfitri

Sabtu 07 Mar 2026, 05:30 WIB
Ilustrasi. Pemprov DKI Jakarta meniadakan ganjil genap selama libur Nyepi dan Lebaran 2026 pada 18-24 Maret. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Ilustrasi. Pemprov DKI Jakarta meniadakan ganjil genap selama libur Nyepi dan Lebaran 2026 pada 18-24 Maret. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

"Prediksi puncak arus mudik (gelombang pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret. Kemudian pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17 (Maret). Sementara prediksi puncak arus mudik (kedua) ada di tanggal 18-19 Maret," kata Listyo Sigit pada, Senin 2 Maret

Ia juga menyebutkan bahwa periode tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi, sehingga diperlukan pengaturan khusus pada penyeberangan antara Jawa Timur dan Bali untuk menghormati umat Hindu yang menjalankan ibadah Nyepi.

Baca Juga: Dharma Jaya Siapkan 1.500 Ekor Sapi untuk Idul Adha 2026

Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran

Selain arus mudik, Polri juga memproyeksikan puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama diperkirakan berlangsung pada 24 hingga 25 Maret 2026. Sementara gelombang kedua diprediksi terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026. "Kemudian prediksi puncak arus balik yang pertama di tanggal 24 dan 25 Maret. Prediksi puncak arus balik kedua 28 sampai 29 Maret," ujarnya.

Dengan adanya perkiraan tersebut, pemerintah bersama berbagai instansi terkait tengah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.


Berita Terkait


News Update