Menteri ESDM sekaligus ketua umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Nasional

Bahlil Lahadalia Pastikan Stok BBM Indonesia Aman di Tengah Konflik Iran-Israel

Sabtu 07 Mar 2026, 15:28 WIB

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) aman ditengah perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Bahlil juga sekaligus memberikan klarifikasi terkait penyataan stok BBM tersisa 20 hari imbas perang yang sebelumnya menjadi viral.

"Saya ingin, ini sudah berkali-kali saya menjelaskan, bahwa kemampuan storage tempat penampung minyak kita sejak dahulu kala memang kapasitas tampungnya itu hanya 25 hari,” kata Bahlil kepada wartawan dikutip Sabtu, 7 Maret 2026.

Baca Juga: THR Swasta Dipotong Pajak, Menkeu Purbaya: Kalau Keberatan, Protes ke Bos

“Jadi tempat storage-nya itu hanya 25 hari. Dari dulu ini, bukan baru sekarang, dari dulu. Nah, standar minimal ketersediaan kita itu untuk standar nasional minimal harus di atas 20 hari," ucap dia.

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu panik karena stok BBM yang ada saat ini masih aman. Sehingga ia mengimbau masyarakat tak perlu panik berlebih.

"Sekarang minyak kita 23 hari. Jadi itu artinya bahwa standar kepemilikan kita, minyak kita itu aman. Jadi nggak perlu ada panik, nggak perlu," ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan bahwa indonesia mendapatkan minyak mentah dari Timur Tengah, mencapai 20 sampai 25 persen.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Titik Lokasi Rawan Macet Saat Mudik Lebaran di Pulau Jawa

"Kami dengan Pertamina sudah switch dari Middle East kita ambil di Amerika, kemudian dari Nigeria, dan dari Brasil. Jadi tidak perlu ada panic buying," kata dia.

Sementara untuk BBM solar, Bahlil mengungkapkan bahwa pemerintah telah memproduksi pasokan seluruhnya dari dalam negeri.

"Yang ketiga menyangkut bensin. Bensin ini tidak kita impor dari Middle East, tidak juga kita impor dari Amerika atau dari Afrika. Impor bensin kita itu dari Singapura sama Malaysia, dan sebagian kita bangun industri kilang kita dalam negeri," katanya.

Menutup keterangannya, Bahlil menegaskan bahwa stok BBM nasional tetap aman meski saat ini terjadi konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran 2026 Dimulai 17 Maret, Ini Detail Jadwalnya

"Jadi insyaallah sekalipun terjadi peperangan di Timur Tengah, kondisi kita aman. Sekali lagi saya katakan aman," tambah Bahlil. (pan)

Tags:
perang Iran Israelbensincadangan BBM nasionalstok BBMBahlil Lahadalia Menteri ESDM

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor