Nabilah O’Brien Siapa? Ini Profil, Pendidikan, dan Kronologi Perseteruan di Restoran Bibi Kelinci Kopitiam

Jumat 06 Mar 2026, 10:16 WIB
Pemilik Bibi Kelinci Kopitiam Nabilah O’Brien tengah menjadi perhatian publik setelah kasus yang melibatkan restorannya di kawasan Jakarta Selatan. (Sumber: Instagram/@nabobrien)

Pemilik Bibi Kelinci Kopitiam Nabilah O’Brien tengah menjadi perhatian publik setelah kasus yang melibatkan restorannya di kawasan Jakarta Selatan. (Sumber: Instagram/@nabobrien)

Selain bisnis, Nabilah juga menekuni bidang kepenulisan. Salah satu karya yang pernah ia tulis berjudul “The Woman With The Deepest Love”.

Baca Juga: Berburu Takjil di VBI 5 Kota Bogor Banyak Jajanan Viral untuk Buka Puasa Ramadhan

Kronologi Kontroversi Bibi Kelinci Kopitiam

Peristiwa ini terjadi di Bibi Kelinci Kopitiam, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu malam, 11 September 2024, dan langsung menjadi sorotan warganet.

Kejadian tersebut terekam dalam rekaman CCTV yang kemudian viral di media sosial, memperlihatkan aksi pasangan suami istri, Zendhy Kusuma dan Evi Santi Rahayu, yang dinilai mengganggu ketertiban restoran.

Dalam rekaman, terlihat Zendhy datang bersama istrinya dan memesan sejumlah makanan.

Namun, karena antrean yang panjang, pelayanan menjadi lambat. Pasangan ini tampak kesal dan marah-marah kepada staf.

Bahkan, mereka memasuki ruang dapur yang seharusnya dilarang bagi pelanggan, memarahi karyawan, dan menggebrak pintu penyimpanan bahan makanan.

Setelah mengambil pesanan, keduanya meninggalkan restoran tanpa melakukan pembayaran. Total tagihan yang belum dibayar dilaporkan mencapai lebih dari Rp530 ribu.

Pemilik restoran, Nabilah O’Brien, kemudian mengunggah rekaman CCTV tersebut ke akun media sosialnya.

Video itu langsung menjadi viral dan menimbulkan kontroversi besar di berbagai platform, termasuk Instagram, Twitter, dan TikTok.

Warganet pun ramai menyoroti perilaku pasangan tersebut, sebagian mendukung tindakan pemilik restoran, sementara sebagian lain menyoroti etika dan hukum yang berlaku.

Aksi masuk dapur yang seharusnya terbatas bagi staf serta pengambilan makanan tanpa membayar menjadi titik kontroversi utama.


Berita Terkait


News Update